Profil Nina Agustina, Eks Bupati Indramayu yang Minta Restu Jokowi untuk Gabung PSI

Nina Agustina, mantan Bupati Indramayu, berencana untuk bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Kader PDIP ini telah melakukan perjalanan ke Solo, Jawa Tengah, untuk mendapatkan restu Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya pada Rabu (25/2/2026).
"Tujuan saya ke Solo adalah untuk meminta restu beliau. Saya sudah banyak memberikan kontribusi di Indramayu dan kini merasa langkah ini tepat, bergabung dengan PSI di Jawa Barat. Alhamdulillah, beliau memberikan dukungan penuh," ujar Nina.
Nina menekankan, keputusannya untuk bergabung dengan partai yang identik dengan simbol gajah tersebut tidak terlepas dari sosok Jokowi yang menjadi inspirasi.
"Saya percaya, kontribusi terbaik bagi masyarakat bisa dicapai melalui PSI, sama dengan visi saya sebelumnya," tambahnya.
Meskipun telah mantap untuk bergabung dengan PSI, Nina mengaku belum memiliki target tertentu.
"Saya ingin lebih dahulu menjalin silaturahmi dengan kader-kader lain. Target belum ada, yang penting komunikasi dan kerjasama berjalan baik," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya belum merencanakan posisi struktural untuk Nina.
Namun, kehadiran Nina di PSI diyakini akan meningkatkan kekuatan partai.
"Ibu Nina datang untuk memperkuat PSI di Jawa Barat. Nanti kita bahas posisi formalnya. Saya yakin PSI akan semakin maju dengan kehadirannya," kata Abang Ijo.
Profil Nina Agustina
Nina Agustina lahir di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan pada 17 Agustus 1973, atau sekarang berusia 52 tahun.
Nina yang merupakan kader PDIP adalah anak sulung dari Da'i Bachtiar, mantan Kapolri di era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Ia menikah dengan Erwin Purnama dan memiliki tiga anak, salah satunya adalah seorang Taruna Akademi Kepolisian bernama Andika Mahardika.
Nina Agustina juga memiliki hubungan dekat dengan institusi kepolisian, karena adiknya, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, merupakan seorang perwira tinggi di Polri.
Latar Belakang Pendidikan
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Nina pernah menempuh pendidikan di sejumlah sekolah dan perguruan tinggi.
Di antaranya, SMA Negeri 1 Klaten pada 1990-1992 dan S-1 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta pada 1999-2012.
Ia kemudian juga melanjutkan studi magister atau S-2 di perguruan tinggi yang sama pada 2014-2016.
Karier Profesional dan Politik
Nina tercatat pernah bekerja sebagai Direktur CV Dinda Abadi pada 2009, Komisaris PT Dinda Abadi pada 2009, Direktur Utama PT Delta Buana Pratama pada 2013.
Kemudian, Ketua Yayasan Dai An Nur, Losarang, Indramayu pada 2017, hingga Managing Partner di NDB Law Firm & Partners pada 2018.
Adapun dalam dunia politik, Nina pernah menjabat sebagai Bupati Indramayu pada periode 2021-2024, berpasangan dengan Wakil Bupati Lucky Hakim dalam Pilkada 2020.
Kemudian dalam Pilkada 2024, Nina kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Indramayu, berpasangan dengan Tobroni. Namun, ia kalah oleh pasangan Lucky Hakim-Syaefudin.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Sosok-Profil Nina Bachtiar, Anak Eks Jenderal Gabung PSI, Rela ke Solo demi Kantongi Restu Jokowi"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang