Profil Irjen Pol Johnny Eddizon Isir: Eks Ajudan Jokowi, Kini Kadiv Humas Polri

Kadiv Humas Polri, mutasi Polri, Profil Irjen Pol Johnny Eddizon Isir: Eks Ajudan Jokowi, Kini Kadiv Humas Polri

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Divisi Humas (Kadiv Humas) Polri. 

Penunjukan Johnny sebagai Kadiv Humas Polri tertuang dalam mutasi Polri yang diatur melalui Surat Telegram (ST) Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 dengan jumlah 32 personel.

Dari total mutasi tersebut, sebanyak 69 personel masuk dalam kategori promosi jabatan dan pergeseran setara (flat).

Johnny menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho yang ditunjuk menjadi Kapolda Sumatera Selatan.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Polri.

"Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri," kata Truno dikutip dari Tribratamews, Sabtu (24/1/2026).

"Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional," tambahnya.

Berikut profil Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Kadiv Humas Polri yang baru.

Profil Irjen Pol Johnny Eddizon Isir

Dilansir dari TribunTimur, Rabu (21/8/2024), Johnny Eddizon Isir lahir di Jayapura, Papua, pada 7 Juni 1975. 

Ia merupakan perwira tinggi Polri berpangkat Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua. 

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Kristus Raja Jayapura pada 1981–1987. 

Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Jayapura (1987–1990) dan SMA Taruna Nusantara Magelang (1990–1993). 

Pendidikan kepolisian dijalaninya di Akpol Semarang pada 1993–1996, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2001–2003, Program Master Transnational Crime Prevention (MTCP) di University of Wollongong, Australia pada 2006, serta menempuh pendidikan Sespimti pada 2018.

Karier kepolisian Johnny dimulai sebagai Pamapta Polres Dili, Timor Timur pada 1997–1998. 

Ia kemudian menjabat Kasat Serse Polres Maliana, Timor Timur (1998–1999), Kasat Sabhara Polres Dili (1999), serta KBO Serse Polres Surabaya Utara Polda Jawa Timur pada 1999–2000.

Pada 2000–2001, Johnny dipercaya sebagai Kanit Res Intel Polsek Krembangan Polres Surabaya Utara.

Ia kemudian menjabat Kapolsek Karangpilang Polres Surabaya Selatan pada 2003–2005 serta Kanit I Sat II Ekonomi Ditreskrim Polda Jawa Timur pada 2007–2008.

Kariernya berlanjut sebagai Wakasat Serse Polwiltabes Surabaya (2008–2009), Wakapolres Surabaya Selatan Polda Jawa Timur (2009–2010), Kanit II Sat I Pidum Ditreskrim Polda Jawa Timur (2010–2011), dan Kanit I Subdit II Hardabangta Ditreskrimum Polda Jawa Timur pada 2011–2012.

Johnny kemudian bertugas di wilayah Papua sebagai Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Papua pada 2012–2013. 

Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Jayawijaya (2013–2014) dan Kapolres Manokwari pada 2014–2016.

Pada 2016, ia dipercaya sebagai Wadirreskrimum Polda Banten sekaligus Dosen Utama STIK PTIK. 

Setahun kemudian, Johnny menjabat Dirreskrimsus Polda Riau dan ditunjuk sebagai Ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2017.

Kariernya di tingkat Mabes Polri berlanjut sebagai Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri pada 2019 dan Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri pada tahun yang sama. 

Masih pada 2019, ia dipercaya menjabat Kapolrestabes Medan hingga 2020.

Setelah itu, Johnny memimpin Polrestabes Surabaya pada 2020–2021, lalu menjabat Wakapolda Sulawesi Utara pada 2021–2023. 

Ia juga pernah ditugaskan sebagai Karojianstra Sops Polri pada 2023 sebelum menjadi Kapolda Papua Barat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang