Usai Jadi Saksi Sidang, Teman Seangkatan di UGM Sambangi Jokowi di Solo

Jokowi, Fakultas Kehutanan UGM, Usai Jadi Saksi Sidang, Teman Seangkatan di UGM Sambangi Jokowi di Solo

Sejumlah teman seangkatan Joko Widodo di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada menyambangi kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (27/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah mereka menjadi saksi dalam sidang Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Jokowi.

Pertemuan dimanfaatkan untuk bersilaturahmi sekaligus mengenang masa kuliah bersama. Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban.

Salah satu teman seangkatan Jokowi, Mustoha Iskandar, mengatakan kedatangan mereka ke Solo dilakukan sebagai bentuk dukungan sekaligus silaturahmi setelah mengikuti persidangan.

“Dari sidang terus ini kebetulan teman-teman satu angkatan di Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980 support sebagai teman. Ada dua orang sebagai saksi satu angkatan di Fakultas Kehutanan ke sini untuk silaturahmi. Ketawa-ketawa aja cerita lucu-lucu aja. Reuni tipis-tipis,” jelas Mustoha.

Sebelumnya, sidang lanjutan Citizen Lawsuit terkait ijazah Jokowi digelar di Pengadilan Negeri Surakarta. Agenda persidangan tersebut menghadirkan saksi dari pihak tergugat.

Dalam sidang itu, Jokowi menghadirkan dua teman seangkatannya dari Fakultas Kehutanan UGM, yakni Mustoha Iskandar dan Saminudin Barori Tau.

Keduanya memberikan kesaksian mengenai keaslian ijazah Jokowi yang dipersoalkan oleh pihak penggugat.

Bantahan Isu Keaslian Ijazah Jokowi

Mustoha Iskandar secara tegas membantah berbagai isu yang meragukan keaslian ijazah Jokowi.

Ia menilai persoalan tersebut seharusnya telah selesai karena sudah ada pernyataan resmi dari pihak berwenang.

“Ya sebenarnya ini kan menurut saya mengada-ada. Pak Jokowi udah jelas ijazahnya asli. Orang mempertanyakan itu. Kalau bicara murni ijazah rektor menyatakan ijazah itu asli. Bareskrim menyatakan itu identik. Mestinya udah selesai,” ungkapnya.

Ia juga menanggapi isu perbedaan materai pada ijazah Jokowi yang disebut bernilai Rp100 dan dianggap berbeda dengan ijazah lain yang dihadirkan pihak penggugat.

“Tapi ini kan terus digiring macam-macam. Termasuk soal materai 500. Nggak ada materai 500 materai 100. Targetnya mungkin penggiringan opini publik,” jelasnya.

Penjelasan Foto Berkacamata di Ijazah

Mengenai foto Jokowi berkacamata dalam ijazah, Mustoha menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.

Ia menyebut banyak mahasiswa pada masa itu juga menggunakan foto berkacamata.

“Dibilang fotonya Pak Jokowi berkacamata padahal banyak temannya yang berkacamata,” tuturnya.

Terkait anggapan perbedaan wajah Jokowi antara foto ijazah dan penampilannya saat ini, Mustoha menilai hal tersebut lumrah mengingat jarak waktu yang sangat panjang.

“Foto ijazah dengan Pak Jokowi sekarang berbeda. Pasti orang tidak pernah melihat Pak Jokowi 45 tahun yang lalu pasti akan melihatnya berbeda. Tapi bagi kita teman-temannya sejak tahun 1980 reuni, wali kota reuni, gubernur reuni, sampai sekarang sering reuni Pak Jokowi di foto sama dengan yang di yang sekarang Presiden ketujuh,” jelasnya.

Kronologi Munculnya Gugatan Ijazah Jokowi

Kasus ijazah Jokowi pertama kali mencuat saat Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 3 Oktober 2022.

Ia menuding Jokowi melakukan perbuatan melawan hukum dengan menggunakan ijazah palsu saat pencalonan presiden.

Pada akhir 2023, Jokowi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong ke Polda Metro Jaya.

Jokowi menyatakan langkah hukum tersebut diambil karena isu tersebut terus bergulir dan merugikan reputasinya.

Selanjutnya, Jokowi menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya di Polresta Solo pada Rabu (23/7/2025). Pemeriksaan itu menjadi bagian dari penyidikan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu.

Perkembangan tersebut kemudian berujung pada pengajuan Citizen Lawsuit ke Pengadilan Negeri Surakarta pada 2025 oleh sejumlah alumni UGM.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "Momen Teman Seangkatan Jokowi Mampir Rumah Setelah Jadi Saksi Sidang CLS di Solo, Kenang Masa Kuliah".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang