Rekan Seangkatan Jokowi Bersaksi, Cerita Kuliah di UGM Terungkap

Surakarta, Jokowi, Saminudin, Mustoha, Rekan Seangkatan Jokowi Bersaksi, Cerita Kuliah di UGM Terungkap

Dua teman seangkatan Joko Widodo (Jokowi) di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Saminudin B Tou dan Mustoha Iskandar, menjadi saksi dalam persidangan terkait dugaan ijazah palsu yang melibatkan Presiden ke-7 Republik Indonesia tersebut.

Sidang yang berlangsung pada Selasa (27/1/2026) di Pengadilan Negeri Surakarta, Jawa Tengah, ini adalah bagian dari kasus nomor 211/Pdt.G/2025/PN.Skt yang diajukan oleh dua alumni UGM, Top Taufan dan Bangun Sutoto, dengan Jokowi sebagai Tergugat I, diikuti oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, sebagai Tergugat II, Wakil Rektor UGM, Prof. Wening, sebagai Tergugat III, serta Polri sebagai Tergugat IV.

Saminudin dan Mustoha, yang juga merupakan teman seangkatan Jokowi sejak mereka menjadi mahasiswa baru di Fakultas Kehutanan pada tahun 1980, pernah menunjukkan bukti bahwa Jokowi memang berstatus sebagai mahasiswa UGM.

Dalam persidangan, Saminudin, yang memiliki nama lengkap Saminudin Barori Tou, menyatakan bahwa dirinya masuk UGM pada tahun yang sama dengan Jokowi dan keduanya sama-sama lulus pada 1985.

"Alumni Universitas Gadjah Mada, masuk 1980 dan lulus 1985. Jokowi lulus sama dengan saya," ungkapnya di hadapan majelis hakim.

Dalam kesempatan yang sama, Saminudin juga menceritakan pengalamannya saat melihat ijazah Jokowi pada saat wisuda, yang dihadiri oleh sekitar 14 mahasiswa Fakultas Kehutanan.

Saling melihat ijazah

Surakarta, Jokowi, Saminudin, Mustoha, Rekan Seangkatan Jokowi Bersaksi, Cerita Kuliah di UGM Terungkap

Gugatan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melalui mekanisme citizen lawsuit kembali digelar dengan agenda pemanggilan saksi tergugat, di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan bahwa mereka saling melihat satu sama lain saat prosesi tersebut berlangsung.

Saminudin juga berbagi riwayat kariernya, mengungkapkan bahwa ia telah pensiun dari Dinas Kehutanan Provinsi Aceh pada tahun 2018, di mana ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas.

Pada bulan Oktober 2022, Saminudin dan Mustoha, bersama teman-teman alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980, melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi isu mengenai ijazah Jokowi.

Pemilik foto wisuda Jokowi

Saminudin menegaskan bahwa ia adalah pemilik foto wisuda Jokowi dan membenarkan bahwa Jokowi adalah mahasiswa UGM.

Ia menjelaskan bahwa foto-foto yang beredar di media sosial adalah hasil dari kamera miliknya, dan ia menegaskan keaslian foto-foto tersebut.

"Foto yang beredar itu sebagian adalah hasil dari kamera saya dan fotografer saya, otentik dari pertama dicetak setelah wisuda. Jadi tidak ada keraguan tentang foto-foto yang ditampilkan itu," ujarnya saat acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM ke-59 di Yogyakarta.

Di samping itu, Mustoha juga menyatakan bahwa ijazah UGM yang dimiliki Jokowi adalah asli.

Ia menyebutkan bahwa sebagai rekan seangkatan, mereka merasa bertanggung jawab secara moral untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai ijazah Jokowi.

Mustoha menambahkan bahwa banyak saksi lain yang pernah berinteraksi langsung dengan Jokowi selama masa kuliahnya di UGM.

Ia menggambarkan Jokowi sebagai sosok yang mudah bergaul dan sederhana, baik saat kuliah maupun setelah menjabat sebagai presiden.

"Sampai saat ini pun menjadi presiden tetap sederhana dan rendah hati," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa komunitas alumni Fakultas Kehutanan UGM akan siap untuk meluruskan informasi yang tidak benar mengenai Jokowi.

Kesaksian Mustoha Iskandar

Sementara itu, teman seangkatan Jokowi lainnya, Mustoha Iskandar mengaku mengenal Jokowi sejak masa orientasi mahasiswa baru.

"Kami satu angkatan dan mengikuti kegiatan resmi kemping mahasiswa setiap tahun," kata dia.

Mustoha menjelaskan, dirinya menjalani proses perkuliahan bersama hingga semester lima.

Dan pada semester kedelapan, para mahasiswa melaksanakan kerja praktik dan kuliah kerja nyata (KKN).

Mustoha mengikuti KKN di Kawasan Prambanan sekitar September hingga November dan menjalani penelitian selama delapan bulan.

Dan setelahnya mengajukan tema karya ilmiah atau skripsi bidang kehutanan. Kendati demikian, Mustoha menyebut waktu wisudanya berbeda dengan Jokowi. Ia mengaku lulus pada 1996 sedangkan Jokowi pada 1995.

Kesaksian lengkap Mustoha Iskandar dapat disimak di .

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun dengan judul: Sosok Saminudin, Teman Kuliah Jokowi di UGM Hadir Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Diduga Palsu

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang