Profil Rismon Sianipar: Dulu Ragukan Ijazah Jokowi, Kini Minta Maaf dan Akui Asli

Rismon Sianipar, Profil Rismon Sianipar: Dulu Ragukan Ijazah Jokowi, Kini Minta Maaf dan Akui Asli, Mengapa Rismon Sianipar mengubah kesimpulannya?, Apakah ada kejanggalan pada ijazah Jokowi?, Bagaimana tanggapan Wapres Gibran Rakabuming?, Siapa sebenarnya Rismon Sianipar?

Pakar forensik digital Rismon Sianipar akhirnya mengakui bahwa ijazah milik Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi) adalah asli.

Pengakuan ini disampaikan setelah ia melakukan penelitian ulang terhadap dokumen tersebut dalam dua bulan terakhir.

Sebelumnya, Rismon Sianipar sempat menjadi sorotan publik karena menyebut ijazah Jokowi sebagai dokumen palsu. Pernyataan tersebut memicu perdebatan luas di ruang publik dan media sosial.

Namun setelah melakukan kajian kembali, Rismon menyatakan tidak menemukan kejanggalan pada ijazah Jokowi. Ia pun mengakui adanya kesalahan dalam hasil penelitiannya terdahulu.

Mengapa Rismon Sianipar mengubah kesimpulannya?

Rismon menjelaskan bahwa perubahan kesimpulan tersebut didasarkan pada penelitian ulang yang ia lakukan secara lebih mendalam selama dua bulan terakhir. Dari kajian tersebut, ia menyatakan tidak ada indikasi pemalsuan pada dokumen ijazah Jokowi.

Ia menyebut hasil temuan terbaru menunjukkan bahwa ijazah yang beredar maupun yang pernah ditampilkan dalam gelar perkara tidak memiliki kejanggalan secara teknis.

Rismon juga menyatakan bahwa sebagai peneliti, ia memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan temuan secara objektif dan terbuka, termasuk ketika harus mengoreksi hasil penelitian sebelumnya.

"Ya, tentu (minta maaf). Ya saya pun minta maaf kepada publik gitu loh. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Jokowi," kata Rismon, Kamis.

Ia menambahkan bahwa sikap tersebut merupakan bentuk tanggung jawab ilmiah seorang peneliti yang harus siap menerima kritik maupun konsekuensi dari hasil penelitiannya.

"Itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen yang siap dicerca, dihina dengan narasi-narasi sesuka mereka. Meskipun narasi mereka tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah seperti saya menyajikan buku Jokowi's White Paper," ujar dia.

Apakah ada kejanggalan pada ijazah Jokowi?

Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukannya, Rismon menegaskan tidak ditemukan kejanggalan pada dokumen ijazah Jokowi.

Ia menyebut bahwa dokumen yang pernah diunggah oleh Dian Sandi Utama maupun yang ditunjukkan dalam proses gelar perkara khusus tetap menunjukkan karakteristik dokumen yang valid.

Temuan tersebut menjadi dasar bagi Rismon untuk merevisi pernyataannya sebelumnya yang sempat meragukan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI tersebut.

Bagaimana tanggapan Wapres Gibran Rakabuming?

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming turut menanggapi permintaan maaf yang disampaikan oleh Rismon Sianipar.

Menurut Gibran, bulan Ramadhan menjadi momentum yang baik bagi semua pihak untuk saling memaafkan serta memperkuat kembali hubungan persaudaraan.

"Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan," ucap Gibran dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Dalam pernyataannya, Gibran juga menyampaikan penghargaan atas sikap Rismon yang bersedia melakukan klarifikasi serta meninjau ulang pernyataan sebelumnya.

Ia menilai langkah tersebut menunjukkan sikap kedewasaan dalam kehidupan demokrasi, terutama ketika seseorang berani mengakui kesalahan dan memperbaiki pernyataannya di ruang publik.

Siapa sebenarnya Rismon Sianipar?

Rismon Sianipar memiliki nama lengkap Dr.Eng Rismon Hasiholan Sianipar, S.T., M.T., M.Eng. Ia dikenal sebagai pakar forensik digital sekaligus akademisi.

Rismon lahir pada 25 April 1977 di Pematang Sianipar, Sumatra Utara. Selain aktif sebagai peneliti, ia juga dikenal sebagai dosen dan penulis di bidang teknologi serta forensik digital.

Berdasarkan informasi dari laman Universitas Mataram, Rismon merupakan lulusan SMAN 3 Pematang Siantar.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada dengan menyelesaikan studi Sarjana Teknik dan Magister Teknik.

Setelah itu, Rismon menempuh pendidikan doktoral di Graduate School of Science and Engineering, Yamaguchi University, Jepang.

Dalam perjalanan karier akademiknya, Rismon juga pernah dikenal sebagai dosen di Universitas Mataram.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dan Kompas.com dengan judul "Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi, Akui Penelitiannya soal Ijazah Keliru".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang