Cerita Karier Fidya, Dulu Kuliah Jurnalistik Kini Jadi Pegawai Bank

Cerita Karier Fidya, Dulu Kuliah Jurnalistik Kini Jadi Pegawai Bank, Awal mula memilih jurusan kuliah, Ketika karier berjalan tak sesuai rencana, Ilmu jurnalistik yang tetap berguna di dunia bank, Belajar hal baru di dunia perbankan

Bagi sebagian orang, jurusan kuliah menjadi gambaran awal tentang pekerjaan yang ingin ditekuni.

Namun, perjalanan karier tidak selalu berjalan lurus sesuai dengan latar belakang pendidikan. Hal itu pula yang dialami Fidya Mileniar.

Perempuan berusia 26 tahun ini merupakan lulusan Manajemen Berita dari Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta.

Kini, ia bekerja sebagai pegawai Bank Negara Indonesia (BNI) di Banjarnegara, Jawa Tengah, sebuah bidang yang cukup berbeda dari dunia jurnalistik yang dulu ia pelajari.

Awal mula memilih jurusan kuliah

Sejak duduk di bangku SMP hingga SMA, Fidya nengaku sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia jurnalistik.

Ia aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik, membuat majalah, serta menulis artikel untuk dipublikasikan melalui media sekolah.

Ketertarikan itu kemudian membawanya memilih jurusan Manajemen Berita saat melanjutkan pendidikan tinggi.

Saat itu, Fidya membayangkan dirinya dapat berkarier sebagai reporter, penyiar berita, atau pembawa acara yang berkesempatan bertemu banyak orang dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Menurut aku, waktu itu menjadi orang yang membawa berita terlihat keren. Bisa mengeksplor banyak hal, bertemu banyak orang, dan memberikan informasi yang bermanfaat," ujar Fidya, kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Ketika karier berjalan tak sesuai rencana

Namun, setelah lulus kuliah, perjalanan karier Fidya tidak langsung menuju industri media.

Ketika mencari pekerjaan, ia melihat peluang yang lebih besar datang dari sektor perbankan.

Selain mempertimbangkan peluang kerja, Fidya juga memikirkan kondisi keluarga.

Sebagai anak terakhir, ia ingin tetap berada dekat dengan orang tua yang tinggal di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Akhirnya, ia memilih mengambil kesempatan yang tersedia dan memulai karier di dunia perbankan.

Sebelum bergabung dengan BNI, Fidya sempat bekerja di salah satu bank BUMN lain, hingga kemudian melanjutkan kariernya di BNI.

Ilmu jurnalistik yang tetap berguna di dunia bank

Meski bidang pekerjaannya berbeda dari jurusan kuliah, Fidya menyadari bahwa ilmu yang ia dapatkan selama belajar jurnalistik tetap memiliki peran penting.

Kemampuan berkomunikasi, menggali informasi, memahami kebutuhan orang lain, hingga menyampaikan pesan secara jelas menjadi keterampilan yang masih ia gunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Dalam pekerjaannya di BNI, kemampuan tersebut juga membawanya terlibat dalam pembuatan konten edukasi untuk nasabah.

Ia turut menyusun ide, konsep, hingga pesan yang ingin disampaikan agar informasi mengenai layanan perbankan lebih mudah dipahami masyarakat.

"Buat konten itu sebenarnya ada prosesnya juga. Kita harus memikirkan ide, konsep, sampai bagaimana pesan yang ingin disampaikan bisa diterima nasabah," kata Fidya.

Menurutnya, pengalaman belajar jurnalistik mengajarkannya bagaimana mengolah informasi agar lebih efektif dan mudah dipahami.

Hal tersebut menjadi bekal ketika ia membuat konten digital maupun saat berkomunikasi langsung dengan nasabah.

Belajar hal baru di dunia perbankan

Perpindahan bidang tentu tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar bagi Fidya adalah mempelajari keterampilan teknis perbankan, termasuk ketelitian dalam menghitung uang dan memahami prosedur kerja yang sebelumnya tidak pernah ia dapatkan di bangku kuliah.

Pada awal bekerja, ia sempat merasa khawatir karena pekerjaan yang dijalani tidak sepenuhnya sesuai dengan jurusan.

Namun, seiring waktu, ia mulai memahami bahwa ilmu yang dipelajari tetap dapat diterapkan dalam konteks yang berbeda.

"Awalnya sempat berpikir, apakah aku salah jurusan? Tapi ternyata ilmu yang didapatkan tetap berguna. Hanya penerapannya yang berbeda," tuturnya.

Pentingnya kemampuan beradaptasi di dunia kerja

Dari pengalamannya, Fidya melihat kemampuan beradaptasi menjadi salah satu hal terpenting dalam dunia kerja saat ini.

Menurutnya, seseorang tidak harus selalu bekerja sesuai jurusan kuliah selama memiliki kemauan untuk belajar, mencoba hal baru, dan mengembangkan diri.

"Banyak hal yang awalnya terasa sulit, tetapi kalau mau belajar dan berlatih, lama-lama kita bisa terbiasa," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang