Pengakuan Bos Ayam Goreng di Bekasi Saat Temukan Pegawainya Termutilasi dalam Freezer
Menurut AL, pemilik kios usaha ayam geprek, di lokasi kejadian, korban yang biasa dipanggil Pak Bedul (45) itu merupakan pekerja lepas di tempat usahanya.
Kata dia, penemuan mayat pegawainya itu berawal ketika dirinya mendatangi kios guna memeriksa kondisinya yang ditinggalkan para pegawai mudik Lebaran.
Dari celah pintu, AL mengatakan melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer dan dirinya sontak terkejut saat mendapati jasad korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalam mesin pembeku makanan tersebut.
"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," kata dia, Senin, 30 Maret 2026.
Ia mengatakan kemudian memberi tahu warga dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).
AL mengungkapkan korban juga merupakan petugas keamanan ruko setempat selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, beberapa barang operasional toko hilang.
"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," ujarnya.
AL mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operasional toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu. Namun dirinya memastikan pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat, 27 Maret 2026.
"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," katanya.
AL mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. "Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja," ujar dia.
Penyebab kematian pria diperkirakan berusia 45 tahun itu masih diselidiki. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu 29 Maret 2026, terjun langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP, didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.
Sebelumnya diberitakan, kasus pembunuhan sadis menggegerkan warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang pegawai kios ayam goreng ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, dengan tubuh termutilasi dan disimpan di dalam freezer.
Korban diketahui bernama Abdul Hamid (39). Ia ditemukan sudah dalam kondisi membusuk, terbungkus kain di dalam pendingin (freezer) di sebuah ruko kawasan Serang Baru, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik usaha ayam goreng berinisial ES (32). Polisi mengungkapkan kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan.
“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” ucap Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Abdul Rahim, Minggu, 29 Maret 2026.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap ES, polisi menduga pelaku pembunuhan mengarah kepada dua pegawai lainnya, yakni berinisial S (27) dan ANC (23).
Keduanya sebelumnya diketahui sempat izin pulang kampung untuk mudik Lebaran. Namun, setelah sempat tidak diketahui keberadaannya, polisi akhirnya berhasil menangkap keduanya. (Ant)