Tips Olah Daging Kurban ala Chef, Jangan Langsung Dimasak
Baru dapat daging kurban dan hendak mengolahnya menjadi hidangan lezat? Sebaiknya tahan dulu dan biarkan daging kurban disimpan di dalam kulkas semalaman.
Sous Chef InterContinental Jakarta Pondok Indah Komeng mengatakan, daging kurban yang baru disembelih sebaiknya diistirahatkan sejenak, setidaknya selama semalaman.
"Kalau mau dimasak, diistirahatkan setelah dipotong, biar tenang uratnya, biar lentur lagi," kata Komeng kepada Kompas.com saat ditemui di InterContinental Jakarta Pondok Indah, Kamis (21/5/2026).
Simak tips mengolah daging kurban ala Chef Komeng berikut.
Tips olah daging kurban ala Chef
Kata Chef Komeng, daging kurban cenderung punya serat yang lebih keras. Hal ini terjadi karena berbagai faktor.
Bisa dari tempat tinggal sapi yang dilepas di alam liar, atau dari tingkat stress sapi saat melihat sapi lain dikurbankan. Kondisi ini, kata Komeng, dapat memicu daging sapi menjadi keras.
Maka dari itu, sebelum diolah menjadi aneka hidangan, Komeng menyarankan untuk memberi waktu daging untuk istirahat.
Mula mula, potong daging melawan arah serat, setelah itu diistirahatkan di dalam kulkas (chiller) selama 24 jam.
"Dipotong melawan serat, jangan searah serat. Ditutup di dalam wadah, lalu disimpan di dalam kulkas selama 24 jam," ujar Komeng.
Masak setelah diistirahatkan
Setelah diistirahatkan, lanjutnya, daging kurban bisa lanjut diolah. Bisa diolah jadi rendang, sate, tongseng, hingga steik.
Ilustrasi daging kurban. Cara simpan daging kurban.
Selain itu, penting untuk diingat bahwa daging sapi ataupun kambing kurban sebaiknya tidak terkena air. Sebab, kata Chef Komeng, bakterinya akan keluar dan membuat jus pada daging terbuang.
"Lebih baik jangan dicuci, itu sangat berbahaya, apalagi dicuci terus disimpan dalam chiller. Itu akan makin bahaya untuk daging," kata Chef Komeng.
Alternatif membersihkannya, kata Chef Komeng, bisa dilap dan di-trimming bagian kotor pada daging. Setelah itu dimasukkan ke dalam wadah kedap udara jika ingin disimpan atau diistirahatkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang