Tips Mengolah Jeroan Daging Kurban, Bebas Bau Prengus dan Cepat Empuk!

jeroan, Tips Mengolah Jeroan Daging Kurban, Bebas Bau Prengus dan Cepat Empuk!, 1. Bersihkan di Air Mengalir (Jangan Langsung Direbus), 2. Manfaatkan Bahan Dapur untuk Menghilangkan Bau, 3. Teknik Rebusan Pertama (Buang Airnya), 4. Rebus Kembali dengan Rempah Daun Berlimpah, 5. Cara Cepat Membuat Jeroan Empuk

Momen Iduladha atau menerima pembagian daging kurban selalu menjadi hal yang dinanti. 

Selain daging sapi dan kambing, jeroan seperti babat, paru, usus, dan hati sering kali menjadi rebutan karena rasasanya yang sangat gurih jika diolah dengan benar.

Namun, jujur saja, memasak jeroan gampang-gampang susah. Masalah utama yang sering dihadapi adalah aroma prengus yang menyengat serta teksturnya yang alot seperti karet. 

Jika salah langkah sejak awal, hidangan spesial Anda bisa gagal total.

Jangan khawati, kamu bisa menyulap jeroan hewan kurban menjadi hidangan yang menggugah selera, empuk, dan sama sekali tidak bau dengan mengikuti beberapa langkah krusial di bawah ini.

1. Bersihkan di Air Mengalir (Jangan Langsung Direbus)

Langkah pertama dan paling penting adalah kebersihan. Jeroan, terutama babat dan usus, membutuhkan perhatian ekstra karena merupakan saluran pencernaan.

Cuci jeroan di bawah air mengalir sampai seluruh kotoran dan lendirnya hilang.

Untuk babat, kamu bisa mengerik bagian permukaannya menggunakan pisau hingga warnanya lebih bersih.

Gunakan garam kasar atau kapur sirih untuk membantu meluruhkan lendir-lendir yang menempel pada usus dan babat, lalu bilas kembali sampai bersih total.

2. Manfaatkan Bahan Dapur untuk Menghilangkan Bau

Aroma prengus jeroan kambing atau sapi sering kali tetap menempel meski sudah dicuci bersih. Sebelum masuk ke proses pelunakan, redam baunya dengan bahan-bahan alami yang ada di dapurmu:

  • Lumuran Jeruk Nipis/Lemon: Asam pada jeruk nipis sangat efektif memotong bau tak sedap. Lumuri jeroan dengan perasan jeruk nipis dan sedikit garam, lalu diamkan selama 15–30 menit sebelum dibilas.
  • Parutan Jahe: Selain jeruk, melumuri jeroan dengan parutan jahe segar juga bisa menetralisir aroma tajam khas jeroan hewan kurban.

3. Teknik Rebusan Pertama (Buang Airnya)

Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan: merebus jeroan dan langsung menggunakan air rebusannya sebagai kaldu. Jangan lakukan ini. Air rebusan pertama justru menyimpan sisa kotoran dan sumber bau prengus.

Masukkan jeroan ke dalam air mendidih, lalu rebus selama sekitar 10–15 menit hingga keluar busa-busa kotoran di permukaannya. 

Angkat jeroan, lalu buang air rebusan pertama tersebut. Cuci kembali jeroan dengan air bersih.

4. Rebus Kembali dengan Rempah Daun Berlimpah

Setelah proses pembersihan awal selesai, saatnya merebus jeroan hingga empuk. Di sinilah kunci kelezatan dan aroma harum jeroan bermula. Rebus kembali jeroan di air yang baru dengan memasukkan rempah berikut:

  • Daun salam (jumlahnya agak banyak)
  • Serai yang sudah dimemarkan
  • Daun jeruk (sobek sedikit agar aromanya keluar)
  • Jahe dan lengkuas yang digeprek

rempah ini tidak hanya menghilangkan sisa bau secara total, tetapi juga memberikan aroma dasar yang sedap sebelum jeroan dimasak bersama bumbu utama (seperti digoreng, dibuat gulai, atau dioseng mercon).


5. Cara Cepat Membuat Jeroan Empuk

Menunggu jeroan menjadi empuk dengan rebusan biasa terkadang memakan waktu berjam-jam dan boros gas. Cobalah alternatif cerdas ini:

  • Gunakan Panci Presto: Ini adalah cara paling instan. Cukup presto jeroan bersama rempah-rempah selama 20–30 menit (tergantung jenis jeroan), dan teksturnya dijamin langsung lembut.
  • Teknik 5-30-7 (Jika tanpa presto): Rebus jeroan dalam panci tertutup rapat selama 5 menit, matikan kompor dan biarkan panci tetap tertutup selama 30 menit. 

Setelah itu, rebus kembali selama 7 menit. Teknik ini memanfaatkan uap panas di dalam panci untuk melunakkan daging secara hemat gas.

Siap Diolah Menjadi Hidangan Favorit!

Setelah jeroan melewati proses di atas, teksturnya akan menjadi sangat empuk dan aromanya pun segar khas rempah.

 Kini, jeroan sapi atau kambing kamu sudah siap dipotong-potong dan diolah menjadi sajian legendaris mulai dari Soto, Gulai, Gongso, hingga Sambal Goreng Ati yang menggugah selera.

Selamat mencoba di rumah, dan bersiaplah menerima pujian dari seluruh anggota keluarga atas hidangan jeroan yang antiamis dan antialot ini!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang