Cara Mengolah Daging Kurban agar Tidak Picu Kolesterol, Perhatikan Hal Ini

daging kurban, Cara Mengolah Daging Kurban agar Tidak Picu Kolesterol, Perhatikan Hal Ini, 1. Pilih bagian daging rendah lemak, 2. Buang lemak berlebih, 3. Gunakan metode memasak yang sehat, 4. Manfaatkan bumbu alami, 5. Batasi saus tinggi lemak, 6. Tambahkan sayuran, 7. Atur porsi makan, 8. Lengkapi dengan buah segar

Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momen yang dinantikan umat muslim. Mulai dari makan bersama keluarga hingga mendapatkan pembagian daging kurban.

Dalam satu hari, tak jarang orang bisa mendapatkan beberapa kantong daging sapi atau kambing untuk diolah di rumah.

Namun, di balik kelezatannya, konsumsi daging berlebihan juga perlu diperhatikan. Daging merah dikenal mengandung lemak dan kolesterol yang cukup tinggi.

Jika dikonsumsi tanpa kontrol, hal ini bisa berdampak pada kesehatan jantung dan keseimbangan kolesterol dalam tubuh.

Dilansir dari Sajian Sedap, tips cara mengolah daging kurban agar lebih sehat dan minim lemak jahat. 

Cara mengolah daging sapi agar lebih sehat

Berikut beberapa cara mengolah daging sapi atau kambing agar lebih sehat dan minim lemak jahat yang bisa beresiko kolesterol. 

1. Pilih bagian daging rendah lemak

Saat menerima atau membeli daging, pilih bagian yang tidak terlalu banyak lemak. Daging yang tampak lebih merah dan minim lemak biasanya lebih baik untuk dikonsumsi.

2. Buang lemak berlebih

Sebelum dimasak, potong bagian lemak yang terlihat menempel pada daging. Cara ini membantu mengurangi asupan lemak jenuh yang bisa memicu kolesterol tinggi.

3. Gunakan metode memasak yang sehat

Pilih teknik memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang. Hindari menggoreng dengan banyak minyak karena dapat menambah kadar lemak pada hidangan.

4. Manfaatkan bumbu alami

Gunakan bawang putih, jahe, kunyit, dan rempah lainnya untuk memperkaya rasa. Selain lebih sehat, bumbu alami juga membuat masakan tetap lezat tanpa perlu tambahan berlebihan.

5. Batasi saus tinggi lemak

Jika ingin mengolah makanan dari daging sapi atau kambing baiknya untuk memiih bahan tambahan yang lebih sehat.

Beberapa saus siap pakai mengandung lemak dan garam tinggi. Sebaiknya gunakan bumbu segar atau racikan sendiri agar lebih terkontrol.

6. Tambahkan sayuran

Agar masakan lebih sehat kamu bisa menambahkan serat tambahan. Sayur bisa menjadi pilihan tepat yang bisa disajikan bersama daging. 

Lengkapi hidangan daging dengan sayuran seperti brokoli, wortel, atau sayuran hijau. Kandungan seratnya dapat membantu menyeimbangkan asupan lemak.

7. Atur porsi makan

Meskipun daging kurban menggugah selera, tetap batasi jumlah konsumsinya. Makan dalam porsi wajar membantu menjaga kesehatan tetap stabil.

Porsi makan daging yang ideal menurut Guru Besar Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ali Khomsan menganjurkan untuk makan daging sebanyak 60-70 gram per hari. 

8. Lengkapi dengan buah segar

Selain sayuran, buah-buahan juga penting untuk dikonsumsi. Kandungan vitamin dan antioksidan di dalamnya dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Dengan cara pengolahan yang tepat, daging kurban tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir. Kuncinya ada pada pemilihan bahan, teknik memasak, serta porsi makan yang seimbang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang