Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Gaji John Herdman Jauh di Atas Prabowo
Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia bukan hanya menandai dimulainya era baru sepak bola nasional, tetapi juga memunculkan perhatian publik pada aspek lain di luar teknis lapangan: nilai kontrak sang pelatih.
Di tengah euforia pergantian pelatih, besaran gaji Herdman menjadi sorotan karena nilainya disebut jauh melampaui penghasilan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam satu bulan.
PSSI secara resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Sabtu 3 Januari 2025 sore. Pengumuman ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai sosok pengganti Patrick Kluivert di kursi kepelatihan skuad Garuda.
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman
Herdman menjadi pelatih asal Britania Raya terbaru yang dipercaya menangani Timnas Indonesia, setelah sebelumnya ada nama Peter Withe dan Simon McMenemy.
Berbeda dari pendahulunya, pelatih kelahiran Inggris ini datang dengan reputasi internasional yang kuat, terutama berkat keberhasilannya meloloskan Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022.
Dalam pernyataan resmi, PSSI menyebut penunjukan Herdman sebagai langkah strategis untuk membangun fondasi jangka panjang sepak bola nasional. Pengalaman Herdman dinilai krusial, mengingat ia dikenal sebagai satu-satunya pelatih yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
Jabatan di Timnas Indonesia juga menjadi pekerjaan permanen pertama Herdman setelah meninggalkan Toronto FC usai berakhirnya kompetisi Major League Soccer (MLS) musim 2024. PSSI mengikatnya dengan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, sekaligus memberinya tanggung jawab menangani tim senior dan timnas U-23.
Kini perhatian publik tertuju pada besaran gaji Herdman. Media Kanada, canadiansoccerdaily.com, melaporkan bahwa PSSI menawarkan bayaran sekitar 40.000 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp600 jutaan) per bulan kepada pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Laporan serupa disampaikan media Kanada lainnya, Waking The Red, yang menyebut faktor finansial menjadi salah satu alasan Herdman menerima tawaran PSSI.
“Uang dan waktu yang tepat tampaknya memainkan peran besar dalam kembalinya John Herdman ke manajemen internasional,” tulis media tersebut.
Informasi itu turut diperkuat oleh jurnalis Kanada, Ben Steiner, melalui akun media sosial X. Ia menyebut kesepakatan Herdman dengan PSSI mencakup gaji bulanan sekitar USD 40.000 dengan masa kerja dimulai pada 2026.