Prabowo Larang Dapur MBG Bikin Menu Telur Dadar hingga Satu Ekor Ayam Tak Boleh Dipotong jadi 14 Bagian!
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan saat menghadiri acara Membangun Generasi Masa Depan Indonesia Melalui Nutrisi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2026.
Konsolidasi nasional ini dihadiri sekitar 12.173 peserta dan 5.873 mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam instruksinya, Prabowo melarang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menyajikan menu telur dadar.
Relawan SPPG.
"Mitra-mitra, yang kedua, telur jangan bikin dadar," tegas Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa telur dadar rawan dicampur bahan lain, seperti tepung. Maka itu, Prabowo meminta para dapur MBG menyajikan menu telur yang direbus atau ceplok untuk disantap para siswa di sekolah.
"Kalau telur dadar, saya sudah lama jadi orang Indonesia. Kalau telur dadar nanti dicampur macam-macam itu. Iya kan? Tepungnya lebih banyak dari telurnya. Jadi telur harus utuh, ceplok atau rebus," kata Prabowo.
Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyoroti potongan ayam yang sangat kecil dalam menu MBG. Ia meminta agar dapur MBG tak memotong satu ekor ayam menjadi 14 bagian.
Ia memperlihatkan kepada seluruh mitra MBG yang hadir soal satu ekor ayam yang dipotong 14 bagian dan delapan bagian.
"Coba lihat ayamnya, ayamnya, ayamnya kasih lihat. Ayam ya? Yang kiri, yang kiri kelihatan? Porsi kecil. Ini potong 14. Kelihatan? Nih ya, yang kiri adalah ayam dipotong 14," kata Prabowo memperlihatkan sebuah piring.
"Yang ini berapa? Yang ini delapan. Yang kanan delapan," lanjut Prabowo.
Dengan begitu, Kepala Negara mewanti-wanti para mitra SPPG untuk tidak memotong satu ekor ayam menjadi 14 bagian. Prabowo meminta Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengawasi pelaksanaan atas instruksinya tersebut.
"Kalau, kalau potong lebih dari 14, dosa, dosa. Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa? Betul?" kata Prabowo.
"Benar ya? Nanti saya minta ya, Menteri Pendidikan, Mendikdasmen, minta kepala-kepala sekolah, guru-guru, anak-anaknya suruh lapor. Ayamnya kecil atau besar. Kalau perlu secara random difoto dan ditimbang ya. Ya, oke," imbuhnya.
Di sisi lain, Prabowo menegaskan bahwa program MBG merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan seluruh pelaksanaan program MBG memiliki peran penting dalam memastikan manfaat dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
"(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," tegas Prabowo.
Ilustrasi dapur MBG atau SPPG
Bagi Prabowo, keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga dedikasi dan integritas para pelaksana di lapangan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus bekerja dengan semangat pengabdian, menjaga kualitas pelayanan, serta menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.