Prabowo Perintahkan Seskab Teddy Cari Lahan buat Bangun Sekolah Rakyat di Bali
Presiden RI Prabowo Subianto menginginkan sekolah rakyat di Bali ditambah. Maka itu, ia meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait untuk menambah sekolah rakyat di Bali.
Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu 7 Juni 2026.
Mulanya, Kepala Negara bertanya kepada Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul terkait jumlah sekolah rakyat yang ada di Bali. Lalu Gus Ipul menjawab baru ada satu sekolah rakyat saja.
Presiden Prabowo Meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi
"Di seluruh Bali, ada berapa sekolah rakyat?" kata Prabowo.
"Baru satu," jawab Gus Ipul.
Prabowo meminta seluruh bupati dan wali kota di Bali untuk berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam mendirikan sekolah rakyat. Pemerintah pusat, kata Prabowo, akan menyiapkan lahan jika pemerintah daerah tidak mampu.
"Kita upayakan, tetapi bagaimana caranya, kreativitas saudara diupayakan lah semua yang minta harus diterima ya. bagaimana caranya kita," katanya.
Tak hanya itu, Prabowo juga memerintah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk berkoordinasi dan mencari lahan milik kementerian dan lembaga yang belum dimanfaatkan untuk pembangunan gedung sekolah rakyat sementara.
"Seskab mungkin nanti koordinasi dengan kementerian/lembaga yang lain. Cari fasilitas mereka yang ada mungkin yang kurang dimanfaatkan, mungkin bisa dipinjam sampai sekolah yang permanen jadi," katanya.
Di sisi lain, ia mengingatkan kepada para siswa Sekolah Rakyat untuk belajar dengan keras dalam mengenyam pendidikan untuk memperbaiki nasib keluarga dan selalu bersikap sopan.
Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat Serentak
"Kita kerja keras, semuanya kerja keras, siswa dan siswi belajar yang baik, belajar yang keras, belajar yang disiplin, patuh sama guru. Selalu cintai orang tuamu, orang tuamu adalah bekerja keras untuk kamu, apapun pekerjaannya adalah sangat mulia, kamu harus nanti angkat orang tuamu, kamu harapan orang tuamu," kata dia.
Dia juga meminta kepada para siswa untuk selalu menjaga sopan santun, bersikap baik pada orang lain dan tidak menjelekkan orang lain. Kepala Negara menyoroti bahwa hal-hal di atas merupakan salah satu kunci keberhasilan.