Apa Bedanya Ayam Potong 8, 10, dan 14, yang Disebut Prabowo dalam Lauk MBG?
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menyoroti ukuran ayam goreng dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, ukuran ayam goreng untuk lauk MBG seharusnya tidak terlalu kecil. Satu ekor ayam semestinya dipotong tidak terlalu kecil sampai 14 bagian.
"Yang (potongan) 14 aja sebesar ini, kalau (ayamnya) kecil begini, ya (potongan) berapa? Jangan-jangan 18 atau 22," kata Prabowo dalam Rapat Konsolidasi Nasional Program MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).
"Kalau potong (ayam) lebih dari 14, dosa, dosa. Berapa juta anak Indonesia akan kecewa," lanjut dia.
Apa bedanya ayam potong 8, 10, dan 14 bagian?
Ayam potong 8, 10, dan 14 bagian merupakan istilah yang umum digunakan di industri kuliner, termasuk restoran dan hotel.
Perbedaan jumlah potongan ini tidak hanya memengaruhi ukuran daging yang diperoleh, tetapi juga menentukan jenis hidangan yang akan dibuat.
"Kalau di restoran hotel itu ada tiga potongan yang paling umum. Pertama, ayamnya cuma dibagi dua, dibelah kanan dan kiri," kata Chef de Cuisine di The Sira a Luxury Resort and Spa Lombok, Adi Safardian Mulyana.
Ayam potong dua bagian atau yang disebut halves masing-masing memiliki sayap, dada, dan paha.
Selanjutnya, kata Chef Adi, ayam potong empat juga sering digunakan di dapur restoran hotel. Potongan ini didapatkan dari setiap sisi ayam yang dibagi dua.
"Sama yang paling lumrah lagi di hotel itu ayam potong delapan, jadi dapat sayapnya dua, dadanya dua, pahas atasnya dua, sama drum stick-nya dua potong," kata Chef Adi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (7/6/2026).
Secara umum, ayam potong delapan inilah yang paling umum ditemui di restoran ayam goreng (fried chicken) cepat saji.
Ayam potong delapan juga umum diolah menjadi aneka lauk, seperti ayam goreng, ayam bakar, sampai ayam opor karena dianggap paling ideal.
"Kalau udah potongan 10-12 biasanya itu kita pakai untuk katering karyawan sama untuk banquet," ujar dia.
Untuk menghasilkan ayam potong 10 hingga 12 bagian, satu ekor ayam terlebih dahulu dibagi menjadi beberapa bagian utama.
Selanjutnya, potongan berukuran besar seperti dada dan paha dipotong kembali menjadi dua bagian yang lebih kecil sehingga jumlah potongan bertambah dan ukuran setiap bagiannya menjadi lebih seragam.
Artinya, daging ayam yang dipotong 14 bagian berukuran jauh lebih kecil karena potongan dada maupun paha atas harus dibagi dua lagi.
Daging ayam yang dipotong berukuran kecil biasanya dibuat menjadi masakan tertentu, seperti ayam kecap dan ayam goreng mentega.
"Kalau di hotel dan restoran yang punya brand bagus, enggak semua part-nya di-serve (sajikan), kayak tulang punggung dan leher kan kita enggak pakai. Biasanya dijadikan bahan stock (kaldu)," ungkap Chef Adi.
Pada akhirnya, kata Chef Adi, tidak ada standar pasti untuk memotong ayam menjadi beberapa bagian, kecuali untuk masakan tertentu.
Namun, jika mempertimbangkan kandungan protein dalam daging ayam, satu ekor ayam sebaiknya tidak dipotong menjadi lebih dari 10 bagian agar setiap potongan tetap memiliki porsi yang memadai.
Dikutip dari Healthline, setiap 100 gram daging ayam rata-rata mengandung sekitar 24-32 gram protein, tergantung bagian dan metode pengolahannya.
Porsi sekitar 100 gram ayam umumnya masih dapat diperoleh dari ayam yang dipotong menjadi 10 bagian.
Dengan ukuran tersebut, setiap potongan dapat memberikan asupan protein yang cukup untuk mendukung kebutuhan gizi anak, terutama saat makan siang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang