Prabowo Blak-blakan soal Kabar Dirinya Usir Investor Asing
Presiden Prabowo Subianto membantah anggapan bahwa pemerintahannya tidak menyukai modal asing dan akan mengusir investor luar negeri dari Indonesia.
"Ada yang mengatakan Prabowo tidak suka dan nanti akan mengusir investor-investor asing, ternyata tidak seperti itu. Saya ketemu banyak investor-investor yang akan masuk," kata Presiden Prabowo di Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-18 di Bandar Lampung, yang dikutip dari siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu.
Klarifikasi ini untuk menjawab spekulasi mengenai arah kebijakan investasi pemerintah.
Presiden RI Prabowo Subianto di acara Munas HIPMI
Presiden menjelaskan bahwa komunikasi dengan para pelaku usaha internasional terus berjalan secara intensif.
Ia menyebut adanya minat yang tetap tinggi dari para pemodal asing untuk masuk ke berbagai sektor di Indonesia.
Namun, Presiden memberikan catatan mengenai prasyarat yang harus dipenuhi oleh para investor tersebut.
Pemerintah menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di dalam negeri.
Menurut Presiden, penegakan hukum menjadi kunci utama agar tidak terjadi ketimpangan dalam iklim usaha nasional.
Ia menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menghentikan praktik-praktik bisnis yang tidak teratur.
Prabowo menilai adanya sebagian pihak di dalam negeri yang lebih menyukai kondisi tanpa kepastian hukum agar dapat menjalankan usahanya secara liar.
Hal tersebut yang dipastikan akan ditertibkan oleh aparat penegak hukum.
Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan terhadap kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kerja sama investasi, tanpa mengorbankan hubungan baik dengan negara-negara mitra di dunia.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri secara langsung pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, usai meresmikan RSUD Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. (Ant)