Mengapa Kulit Paprika Bisa Keriput?
Jika menemukan paprika berkerut dan terlihat "layu" di kulkas, jangan buru-buru membuangnya. Ada alasan di balik peristiwa tersebut.
Selain itu, ketahui pula cara mengolah paprika yang sudah berkerut dan bagaimana cara menyimpan paprika dengan baik.
Mengapa kulit paprika berkerut?
Proses hilangnya kelembapan
buru buang paprika yang keriput. Pelajari alasan ilmiah di balik kerutan ini dan tips memasaknya agar tetap lezat.
Paprika mengandung banyak air, bahkan mencapai lebih dari 90 persen sehingga termasuk yang tertinggi, dilansir dari Mashed, Minggu (24/5/2026).
Persentase air tersebut hanya bisa "dikalahkan" oleh beberapa sayuran lain, seperti mentimun, lobak, selada, kubis, dan seledri.
Namun, proses alami akan berubah setelah paprika dipetik dari pohonnya. Paprika akan mulai kehilangan kelembapannya secara perlahan, yang mana akan tetap terjadi meskipun paprika disimpan dengan baik.
Air akan terus keluar dari dalam sel-sel paprika sehingga kulit bagian luar paprika akan mulai mengendur dan membentuk lipatan-lipatan kecil. Lipatan-lipatan inilah yang akhirnya menciptakan tampilan kerutan pada permukaan kulit paprika.
Penyimpanan yang tidak tepat dapat mempercepat proses tersebut, apalagi bila paprika disimpan di tempat yang terlalu kering, dilansir dari Southern Living.
Apakah paprika yang berkerut masih aman dimakan?
Tekstur bisa berubah
Jangan buru-buru buang paprika yang keriput. Pelajari alasan ilmiah di balik kerutan ini dan tips memasaknya agar tetap lezat.
Secara umum, paprika yang berkerut masih terbilang aman untuk dimakan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Paprika yang sudah berkerut pasti kehilangan sifat renyahnya dan tampilan segar layaknya paprika yang baru.
Meski begitu, paprika yang berkerut justru bisa memiliki rasa yang sedikit lebih kuat karena senyawa rasa di dalam daging paprika tidak akan ikut berkurang.
Sementara itu, kandungan air di dalamnya justru terus menyusut sehingga rasa aslinya menjadi lebih pekat saat dikunyah.
Ada banyak cara untuk mengolah paprika yang sudah berkerut. Sebaiknya hindarilah menggunakan paprika tersebut untuk hidangan yang menonjolkan kerenyahan, misalnya salad segar.
Sebagai gantinya, kamu bisa mencampurkan paprika berkerut ke dalam masakan matang untuk memperkuat rasa, sekaligus menyamarkan teksturnya.
Kapan paprika harus dibuang?
Jangan buru-buru buang paprika yang keriput. Pelajari alasan ilmiah di balik kerutan ini dan tips memasaknya agar tetap lezat.
Paprika berkerut memang masih bisa dikonsumsi, tapi ada beberapa tanda kapan paprika sebaiknya dibuang.
Tanda pertama dari perubahan warna di kulitnya, kemudian tanda kedua adalah perubahan tekstur menjadi sangat lembek atau berlendir ketika dipegang.
Tanda ketiga adalah munculnya bau busuk yang menyengat, lalu tanda terakhir yang paling jelas adalah adanya pertumbuhan jamur.
Jika paprika hanya berkeriput, tapi baunya masih segar dan terasa padat ketika ditekan, meskipun sedikit lunak, paprika itu masih bisa dikonsumsi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang