Cara Menyimpan Bahan Makanan di Rumah Supaya Awet Saat Ditinggal Mudik
Lebaran sudah di depan mata! Selain menyiapkan tiket dan koper, ada satu hal penting yang sering terlupakan yaitu kondisi dapur.
Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dalam waktu lama bisa membuat stok bahan makanan di dapur jadi mubazir, busuk, atau bahkan berjamur kalau tidak disimpan dengan benar.
Supaya kulkas dan lemari penyimpanan kamu tetap aman dan tidak berbau saat kamu pulang nanti, yuk simak tips cerdas menyimpan bahan makanan sebelum ditinggal mudik berikut ini!
1. Cek tanggal kadaluwarsa
Langkah pertama yang paling krusial adalah melakukan audit dapur. Periksa semua stok makanan, mulai dari kaleng, bumbu dapur, hingga camilan.
Jika ada bahan makanan yang masa berlakunya habis saat kamu masih di kampung halaman, sebaiknya segera konsumsi atau berikan kepada tetangga daripada membiarkannya membusuk di dalam lemari.
2. Kosongkan kulkas dari bahan makanan segar
Jangan tinggalkan sayuran hijau, buah-buahan yang cepat matang, atau santan di dalam kulkas jika kamu mudik lebih dari tiga hari. Bahan-bahan ini memiliki kadar air tinggi dan sangat mudah membusuk.
Olah sayuran menjadi masakan yang tahan lama (seperti kering tempe atau rendang) atau pastikan kompartemen sayur benar-benar kosong agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.
3. Manfaatkan freezer untuk protein hewani
Ilustrasi isi kulkas.
Daging ayam, sapi, atau ikan bisa bertahan lama jika disimpan di dalam freezer. Namun, pastikan cara menyimpannya benar.
Cuci bersih daging, potong-potong sesuai porsi sekali masak, lalu masukkan ke dalam wadah kedap udara atau plastik zip lock. Pastikan suhu freezer stabil agar kualitas daging tetap terjaga.
4. Simpan bumbu dapur di wadah kering
Bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan kemiri sangat sensitif terhadap kelembapan. Jika ditaruh begitu saja di area terbuka, bumbu-bumbu ini bisa tumbuh tunas atau berjamur karena udara lembap saat rumah tertutup rapat.
Letakkan bumbu di wadah yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Untuk bumbu dapur seperti lengkuas atau jahe, kamu bisa menyimpannya di dalam kulkas setelah dibersihkan dan dibungkus tisu dapur.
5. Gunakan wadah kedap udara untuk bahan kering
Tepung, gula, kopi, dan kerupuk harus dipastikan tertutup rapat. Saat rumah ditinggal lama, semut dan serangga kecil biasanya akan mencari sumber makanan.
Menggunakan wadah kedap udara (vacuum container) tidak hanya menjaga bahan makanan tetap renyah, tapi juga mencegah masuknya kutu atau jamur akibat kelembapan udara ruangan.
6. Bersihkan kulkas sebelum berangkat
Ini adalah langkah yang paling sering malas dilakukan, padahal sangat penting. Bersihkan sisa-sisa tumpahan saus atau remah makanan di dalam rak kulkas.
Pastikan listrik kulkas tetap menyala jika kamu menyimpan banyak bahan di freezer. Namun, jika kulkas benar-benar kosong, kamu bisa mematikannya dan membiarkan pintunya sedikit terbuka agar tidak muncul jamur di karet pintu kulkas.
Mudik jadi lebih tenang kalau urusan dapur sudah beres. Dengan menerapkan cara menyimpan bahan makanan yang benar, kamu nggak perlu khawatir menemukan bau tidak sedap atau jamur saat kembali ke rumah nanti.
Selamat mudik dan semoga perjalanan kamu menyenangkan! Jangan lupa share tips ini ke teman-teman kamu yang juga mau pulang kampung ya!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang