Terpopuler: Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang, Deretan Bintang Dunia dan Teknologi Canggih di Indonesia Open
- 5. Pengakuan Jujur Jonatan Christie: Indonesia Open Masih Jadi Gelar yang Belum Tertaklukkan
- 4. Indonesia Open 2026 Siap Gegerkan Istora, Deretan Bintang Dunia dan Teknologi Canggih Jadi Daya Tarik
- 3. Jadwal Pekan ke-11 IBL 2026: Usai All-Star, Hornbills Siap Tantang Pelita Jaya di Laga Big Match
- 2. Pertina NTT Soroti Status Atlet Tinju di Pelatnas, Klaim Ada Perbedaan Identitas Organisasi
- 1. Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Cs di Ujung Penentuan, Big Match Penentu Tiket Final
Geliat dunia olahraga sepanjang Selasa, 14 April 2026, menyuguhkan beragam dinamika menarik dari arena lokal maupun internasional. Sorotan utama tertuju pada persiapan Indonesia Open 2026, di mana Jonatan Christie mengungkapkan ambisi besarnya untuk menaklukkan turnamen yang selama ini menjadi "penasaran" pribadinya.
Sementara itu, persaingan di lintasan voli Proliga 2026 semakin mendidih jelang penentuan tiket grand final di Semarang, dibarengi kembalinya tensi tinggi IBL pasca All-Star dan isu krusial mengenai status atlet tinju nasional yang mencuat ke ranah hukum.
Berikut rangkuman artikel terpopuler VIVA.co.id di kanal Sport sepanjang Selasa, 14 April 2026;
5. Pengakuan Jujur Jonatan Christie: Indonesia Open Masih Jadi Gelar yang Belum Tertaklukkan
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie
Ambisi besar dipasang Jonatan Christie untuk tampil habis-habisan di Polytron Indonesia Open 2026. Tunggal putra andalan Indonesia itu mengakui turnamen bergengsi level BWF World Tour Super 1000 tersebut masih menjadi “mimpi yang belum tuntas” dalam kariernya.
Sejak pertama kali tampil pada 2015, Jonatan belum pernah sekalipun mengangkat trofi Indonesia Open. Karena itu, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo tersebut menegaskan bahwa edisi tahun ini menjadi salah satu target utama yang ingin ia taklukkan.
“Indonesia Open ini salah satu wishlist saya, untuk bisa menjuarai kejuaraan ini. Jadi memang ini salah satu target utama di tahun ini,” kata Jonatan di Jakarta, Selasa 14 April 2026 dikutip Antara.
Tekad Jojo bukan tanpa alasan. Dalam beberapa edisi terakhir, pencapaiannya di turnamen kandang belum sesuai harapan. Ia pun telah berdiskusi dengan tim pelatih agar persiapan menuju Indonesia Open 2026 dilakukan secara maksimal dari berbagai aspek.
“Pasti akan dipersiapkan 100 persen dari segala sisi, karena memang ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Tahun lalu mungkin terhenti di babak awal, tapi itu jadi pelajaran,” ujarnya.
4. Indonesia Open 2026 Siap Gegerkan Istora, Deretan Bintang Dunia dan Teknologi Canggih Jadi Daya Tarik
Indonesia Open 2026 Siap Gegerkan Istora, Deretan Bintang Dunia dan Teknologi Canggih Jadi Daya Tarik
Turnamen bulutangkis paling bergengsi di Tanah Air, Polytron Indonesia Open 2026, dipastikan siap menyedot perhatian publik. Ajang level Super 1000 ini akan digelar pada 2–7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung Karno, dengan kehadiran para pebulutangkis elite dunia yang memburu gelar sekaligus poin ranking penting.
Bukan sekadar turnamen, Indonesia Open tahun ini juga jadi panggung pembuktian komitmen Polytron dalam mendukung bulutangkis nasional. Sebagai sponsor utama, Polytron menegaskan perannya sebagai brand lokal yang terus berinovasi setelah setengah abad eksis di Indonesia.
Menariknya, sentuhan teknologi juga ikut mewarnai gelaran ini. Polytron bahkan memperkenalkan inovasi terbarunya dengan menghadirkan kendaraan listrik G3+ sebagai official electric car partner untuk mobilitas atlet selama turnamen.
Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menegaskan bahwa dukungan ini bukan sekadar simbolis.
“Indonesia Open dan Polytron memiliki kesamaan DNA yang sangat kuat; kami berakar dari Indonesia, tumbuh bersama rakyat, dan kini menjadi kebanggaan di tengah kompetisi merek global. Melalui semangat 'Pride of the Nation', kami mentransformasi simbol kebanggaan nasional ini menjadi kekuatan inovasi teknologi keberlanjutan. Dukungan kami bukan sekadar sponsorship, melainkan kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem kompetisi berkualitas bagi atlet Indonesia,” ujarnya.
3. Jadwal Pekan ke-11 IBL 2026: Usai All-Star, Hornbills Siap Tantang Pelita Jaya di Laga Big Match
Pebasket Pelita Jaya Jakarta Amorie Archibald (kanan)
Setelah jeda selama sembilan hari pasca penyelenggaraan IBL All-Star 2026 di Bandung, musim reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2026 kembali bergulir. Pekan ke-11 dijadwalkan akan dimulai pada Rabu (15/4) hingga Minggu (19/4) dengan total delapan pertandingan sengit.
Perburuan Tiket Playoff
Pekan ini menjadi sangat krusial bagi tim-tim yang berada di ambang batas zona playoff. Salah satu laga yang mencuri perhatian adalah pertemuan antara Hangtuah Jakarta melawan Rajawali Medan di GOR Ciracas pada Jumat (17/4).
Hangtuah yang kini duduk di peringkat kelima klasemen di bawah asuhan Wahyu Widayat Jati, mengusung misi wajib menang untuk mengamankan posisi delapan besar. Di sisi lain, Rajawali Medan yang berada di posisi kesembilan terus berupaya merangsek masuk ke zona merah playoff sebelum musim reguler berakhir di pekan ke-14.
2. Pertina NTT Soroti Status Atlet Tinju di Pelatnas, Klaim Ada Perbedaan Identitas Organisasi
Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina)
Atlet asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang direkomendasikan melalui Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) disebut menerima identitas organisasi lain saat tiba di pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Hal tersebut diungkap oleh Ketua Pertina NTT, Semuel Haning di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 13 April 2026.
Semuel mengatakan, atlet yang sebelumnya direkomendasikan melalui Pertina justru diberikan kartu dari organisasi berbeda ketika mengikuti Pelatnas. Ia menilai kondisi tersebut sebagai persoalan serius yang perlu ditindaklanjuti.
“Atlet NTT yang saya rekomendasikan dari Pertina, setibanya di Pelatnas, justru diberikan kartu Perbati. Ini persoalan serius dan akan kami tuntut semua,” ujar Semuel dalam keterangan tertulis, Selasa 14 April 2026.
Menurutnya, persoalan ini tidak hanya menyangkut administrasi organisasi, tetapi juga berpotensi berdampak pada pembinaan dan masa depan atlet. Karena itu, pihaknya tengah menyiapkan langkah hukum sebagai bagian dari upaya memperjelas status organisasi yang menaungi atlet.
1. Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Megawati Cs di Ujung Penentuan, Big Match Penentu Tiket Final
Megawati Hangestri membela tim Jakarta Pertamina Enduro
Persaingan menuju grand final Proliga 2026 semakin memenas, setelah dua seri final four berlangsung sengit, nasib sejumlah tim akhirnya akan ditentukan pada pekan ini dalam seri pamungkas yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang
Sorotan utama tertuju ke sektor putri, di mana persaingan masih terbuka lebar. Belum ada satu pun tim yang mengunci tempat di grand final, membuat setiap set dan setiap poin di Seri Semarang bakal sangat menentukan.
Dua tim yang berada di posisi paling aman saat ini adalah Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kedua tim hanya membutuhkan tambahan satu poin lagi untuk memastikan langkah ke grand final. Artinya, mereka cukup merebut dua set dalam laga berikutnya untuk mengamankan tiket.
Situasi itu membuat duel antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri dan Gresik Phonska Plus dipastikan menjadi laga panas. Pertemuan dua kandidat juara tersebut akan tersaji pada hari terakhir seri Semarang, Minggu malam.
Pertandingan ini berpotensi menjadi final sebelum final, mengingat keduanya merupakan tim paling konsisten sepanjang final four. Pada pertemuan sebelumnya, Jakarta Pertamina Enduro sukses keluar sebagai pemenang.