Polytron Indonesia Open 2026 Jadi Target Terbesar Jonatan Christie
Jonatan Christie terang-terangan membidik gelar juara Polytron Indonesia Open 2026 untuk menuntaskan rasa penasarannya selama ini.
Tunggal putra Jonatan Christie memastikan diri lolos ke babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 usai mengalahkan Jia Heng Jason Teh asal Singapura, Selasa (2/6/2026).
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan yang bergemuruh mendukungnya, Jonatan mampu mengatasi tekanan di awal laga dengan baik.
Jojo, sapaan akrabnya, meraih kemenangan dua gim langsung atas Jia Heng Jason Teh dengan skor 21-18, 21-15.
Kemenangan ini sekaligus membuktikan tekadnya yang sedari awal membidik gelar juara Polytron Indonesia Open 2026. Dia ingin terus melangkah hingga podium tertinggi.
Jojo penasaran karena selama ini selalu gagal di Indonesia Open, bahkan ia belum pernah menembus final.
Penelusuran KOMPAS.com, Jonatan Christie selalu berpartisipasi di Indonesia Open setiap tahun sejak pertama kali mencatatkan debut pada usia 18 tahun edisi 2015.
Berharap Juara Tahun Ini
Adapun prestasi terbaik Jojo di Indonesia Open adalah menembus semifinal edisi 2021 sebelum dikandaskan Viktor Axelsen yang belakangan sukses merengkuh gelar juara.
Selain itu, Jojo juga pernah mencapai perempat final sebanyak empat kali pada edisi 2015, 2016, 2019, dan 2023.
Pada tahun penyelenggaraan yang disebut terakhir dia harus mengakui keunggulan rekannya sendiri, Anthony Sinisuka Ginting.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menelan kekalahan di babak pertama Singapore Open 2026.
"Seperti yang sudah sering saya katakan sebelumnya, Polytron Indonesia Open 2026 adalah target terbesar saya tahun ini," kata Jonatan kepada awak media di Istora Senayan.
"Saya belum pernah juara di sini. Tentunya ingin menang, tapi paling penting bagaimana bisa terus maksimal dari satu pertandingan ke pertandingan lain," jelasnya.
Dahaga Tunggal Putra
Mimpi Jojo menjuarai Polytron Indonesia Open 2026 patut didukung penuh mengingat tunggal putra tuan rumah sudah lama mengalami puasa gelar.
Padahal, tunggal putra sempat merajai Indonesia Open atas nama Taufik Hidayat yang memegang rekor enam kali juara (1999, 2000, 2002, 2003, 2004, dan 2006).
Terakhir kali tunggal putra Tanah Air yang mampu menjuarai Indonesia Open adalah Simon Santoso pada edisi 2012 alias 14 tahun silam.
Ketika itu, Simon Santoso mengalahkan Du Peng Yu asal China melalui perjuangan rubber game dengan skor 21-18, 13-21, 21-11.
Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting sempat mencapai final Indonesia Open 2023, namun harus mengakui keunggulan Viktor Axelsen dua gim langsung (14-21, 13-21).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang