Lebih dari 33 Ribu Kendaraan dari Jakarta Masuk Semarang via GT Kalikangkung
Arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah terpantau mendominasi pergerakan lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, dalam periode pemantauan 24 jam terakhir.
Berdasarkan data rekapitulasi volume kendaraan yang dihimpun mulai pukul 06.00 WIB Minggu hingga pukul 06.00 WIB Senin, 16 Maret 2026, tercatat sebanyak 33.608 kendaraan keluar dari arah Jakarta menuju Semarang melalui GT Kalikangkung.
Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang masuk dari arah sebaliknya. Dari data yang sama, hanya tercatat 15.457 kendaraan yang bergerak dari arah Semarang menuju Jakarta.
Data ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat dari wilayah barat menuju Jawa Tengah, terutama menjelang periode arus mudik Lebaran. Polisi mengatakan peningkatan jumlah kendaraan tersebut merupakan bagian dari siklus mobilitas masyarakat yang melintasi jalur tol utama di Pulau Jawa.
Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Ketupat Candi 2026, Komisaris Besar Polisi Artanto memastikan situasi lalu lintas di lapangan tetap kondusif meskipun jumlah kendaraan yang melintas cukup tinggi.
"Para pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan. Para pengendara diminta untuk memastikan kesiapan fisik serta kondisi mesin kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan jauh. Selain itu, masyarakat diharapkan selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti instruksi petugas di lapangan, serta menjaga jarak aman antar kendaraan demi menghindari kecelakaan beruntun," kata Artanto, Senin, 16 Maret 2026.
Tak hanya di Kalikangkung, peningkatan volume kendaraan juga terlihat di Gerbang Tol Banyumanik yang menjadi jalur penghubung utama menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Di titik tersebut, tercatat sebanyak 37.284 kendaraan bergerak dari arah Semarang menuju Surabaya. Sementara kendaraan yang datang dari arah Surabaya menuju Semarang tercatat sebanyak 18.323 kendaraan.
Tingginya pergerakan kendaraan menuju arah timur menunjukkan bahwa Kota Semarang masih menjadi salah satu titik transit utama bagi para pemudik yang melintas di jalur Tol Trans Jawa.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan di dua gerbang tol tersebut, kondisi lalu lintas dilaporkan masih relatif lancar dan terkendali.
Polisi juga mengingatkan para pengendara untuk mengelola kelelahan selama perjalanan jauh dengan memanfaatkan rest area yang tersedia.
Selain itu, pengendara diimbau tidak berhenti di bahu jalan tol karena dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Dengan pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas di lapangan serta kesadaran masyarakat dalam berkendara, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga para pemudik tiba di tujuan.
Laporan: Teguh Joko Sutrisno