Kata-kata Jonatan Christie Usai Tumbang di Final Polytron Indonesia Open 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sangat terpukul usai menelan kekalahan straight game melawan wakil Kanada, Victor Lai.
Pertandingan final Polytron Indonesia Open 2026 Jonatan Christie vs Victor Lai berakhir dengan kekalahan 19-21, 8-21 di hadapan publik Istora Senayan bagi sang wakil Tanah Air.
Jojo terlihat tidak mampu mengembangkan permainan sepanjang laga turnamen BWF World Tour Level Super 1000 tersebut dan sering melakukan kesalahan di momen-momen krusial.
Hasil ini meneruskan puasa gelar Jojo di BWF World Tour 2026.
Duduk di podium runners up kembali jadi prestasi terbaiknya musim ini di mana ia sebelumnya juga menjadi runners up India Open (Super 750).
Jojo belum bisa menambah medali emas di level Super 1000 yang terakhir ia menangkan di All England 2024.
Sebaliknya, hasil ini historis bagi dunia bulu tangkis Kanada karena kemenangan Victor menjadi kali perdana seorang pebulu tangkis Kanada menjadi juara di Indonesia Open.
Seusai laga, Jojo mengucapkan maaf dan memberi apresiasi kepada publik Istora yang hadir.
"Pertama, bersyukur, terima kasih semua yang sudah datang, dan support berdoa juga untuk saya," ujar Jojo di konferensi pers kepada media.
"Maaf, kembali saya belum bisa memberikan hasil yang paling maksimal, yaitu medal emas. Tapi ini yang bisa saya lakukan, ini yang bisa saya berbuat. Jadi ya, terima kasih banyak."
Kesulitan Menangani Tekanan di Pertandingan
Selain itu, Jojo juga mendapat kartu kuning dari umpire setelah ia terlalu lama melakukan servis. Namun, menurutnya hal itu tak berpengaruh terhadap performanya secara umum.
Ia mengaku lebih sulit menangani tekanan di laga.
"Tidak ada pengaruh dengan kartu kuning. Ya memang, saya merasa memang pressure dari awal main," ujarnya.
"Ketegangannya juga cukup terasa besar. Saya rasa saya enggak bisa menghandle hal tersebut di dalam permainan tadi."
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (kiri) dan tunggal putra Kanada Victor Lai (kanan) berfoto bersama pialanya usai pertandingan final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Jonatan Christie menjadi runner up usai dikalahkan Victor Lai 19-21 dan 8-21. ANTARA FOTO/Fauzan/bar
Jojo pun melanjutkan bahwa ia masih bersemangat menghadapi sisa musim BWF World Tour tetapi mengakui bahwa dirinya mungkin memerlukan waktu di luar lapangan latihan untuk sementara.
"Masih ada Asian Games. Masih banyak hal yang bisa dikejar untuk ke depan," ujarnya.
"Namun, mungkin fokusnya saat ini adalah untuk menenangkan pikiran dulu. Menjauh sebentar dari bulu tangkis."
"Untuk merasakan lebih tenang, lebih membersihkan pikiran yang sudah dipakai. Selama mungkin tiga minggu pertandingan ini, sampai hari ini."
"Jadi setelah itu mungkin kita baru, saya dan tim baru bisa fokus untuk ke depannya. Untuk pertandingan-pertandingan berikutnya."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang