Jejak Prestasi Indonesia di Singapore Open, Puasa Gelar 2 Tahun Terakhir

bulu tangkis, Singapore Open, Liliyana Natsir, Singapura, China, Anthony Sinisuka Ginting, Jejak Prestasi Indonesia di Singapore Open, Puasa Gelar 2 Tahun Terakhir

Singapore Open pada masa lalu bersahabat dengan atlet Indonesia dan banyak menghasilkan gelar juara, tapi dua tahun terakhir justru kemarau prestasi.

Turnamen bulu tangkis level Super 750, Singapore Open 2026, akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium mulai Selasa (26/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026). 

Indonesia mengirimkan delapan wakil yang tersebar di lima sektor berbeda berdasarkan data resmi yang tertera di situs BWF.

Perinciannya yaitu dua tunggal putra, tunggal putri (1), ganda putra (2), ganda putri (1), dan ganda campuran (2).

Sejarah mencatat Indonesia berulang kali menorehkan prestasi emas di Singapore Open. Koleksi 62 gelar juara adalah buktinya.

Jumlah tersebut didominasi oleh ganda putra yang sukses menyumbangkan 19 gelar, disusul tunggal putra (18), ganda campuran (12), ganda putri (7), dan tunggal putri (6).

Nama-nama legendaris pernah berjaya di Singapore Open, seperti Rudy Hartono, Ardy Wiranata, Taufik Hidayat, Mia Audina, Hendra Setiawan, dan Liliyana Natsir.

Khusus nama yang disebut terakhir bahkan memegang rekor juara paling banyak di sektor ganda campuran Singapore Open, yakni enam kali.

Liliyana Natsir mengumpulkan enam gelar dengan dua pasangan berbeda. Tiga bersama Nova Widianto (2004, 2006, 2008) dan tiga bareng Tontowi Ahmad (2011, 2013, 2014). 

Memori Manis Anthony Ginting

Secara keseluruhan, Indonesia menempati posisi kedua dalam daftar negara peraih gelar terbanyak Singapore Open.

Tuan rumah Singapura mengoleksi gelar paling banyak (122), sementara China dan Malaysia berada di bawah Indonesia dengan perolehan masing-masing 60 dan 39 kali juara.

Terakhir kalinya wakil Indonesia berdiri di podium tertinggi Singapore Open adalah edisi 2023 ketika Anthony Sinisuka Ginting berjaya.

Waktu itu, Anthony Ginting mampu mengalahkan Anders Antonsen dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-13 di final.

bulu tangkis, Singapore Open, Liliyana Natsir, Singapura, China, Anthony Sinisuka Ginting, Jejak Prestasi Indonesia di Singapore Open, Puasa Gelar 2 Tahun Terakhir

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Singapore Open 2023 setelah mengalahkan Anders Antonsen (Denmark) dengan skor 21-16, 21-13 di Singapore Indoor Stadium, Minggu (11/6/2023).

Tahun sebelumnya, Ginting juga menjuarai Singapore Open 2022 usai mengungguli Kodai Naraoka di final (23-21, 21-17).

Raihan dua gelar beruntun Ginting di sektor tunggal putra Singapore Open menyamai rekor serupa milik legenda Indonesia, Iie Sumirat (1972, 1973).

Terakhir Final Edisi 2024

Satu lagi catatan langka yang pernah ditorehkan Indonesia adalah meloloskan empat ganda putra sekaligus ke semifinal Singapore Open 2022.

Mereka adalah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Pasangan yang disebut terakhir sukses mengunci gelar juara berkat kemenangan atas koleganya, Fajar/Rian, di final Singapore Open 2022.

Sayangnya, prestasi Indonesia mengalami penurunan selama dua tahun terakhir. Tidak ada gelar juara yang mampu dibawa pulang.

Edisi 2024 sebatas masuk final Singapore Open 2024 atas nama Fajar/Rian, tapi kalah dua gim langsung dari He Ji Ting/Ren Xiang Yu (19-21, 14-21).

Tahun lalu lebih parah. Langkah terjauh Indonesia hanya sampai perempat final, lagi-lagi Fajar/Rian dikandaskan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (3-21, 23-21, 22-24).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang