Mathias Christiansen Usai Juara Indonesia Open 2026: Kami Cinta Indonesia, Akan Liburan ke Labuan Bajo
Pasangan ganda campuran Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, berhasil menjadi juara Polytron Indonesia Open 2026 usai mengalahkan wakil China Cheng Xing/Zhang Chi.
Pertandingan Mathias Christiansen/Alexandra Boje vs Cheng Xing/Zhang Chi di turnamen BWF Level Super 1000 tersebut bergulir di Istora Senayan dan berakhir straight game 21-19, 23-21.
Pertarungan berlangsung dramatis dengan mereka berhasil memutar balik gim pertama dari tertinggal di angka 17-19.
Hasil ini memastikan sikat bersih pasangan unggulan kelima tersebut di tur Asia Tenggara setelah kemenangan di Thailand Open (Super 500), Singapore Open (Super 750), dan Indonesia Open (Super 1000).
Seusai laga, Mathias mengutarakan kebahagiaannya menjadi juara di Istora Senayan yang juga menjadi gelar Super 1000 pertama sepanjang kariernya.
Menariknya, ia berbicara dalam Bahasa Indonesia kepada para media.
"Senang sekali dengan para suporter di sini. Kami cinta Indonesia, kami suka bermain di sini terima kasih," tuturnya di ruang konpers.
Ia mengaku bahwa perjuangan di tur Asia Tenggara tak mudah dan sangat menyerap tenaganya. Alhasil, ia pun sudah merencanakan liburan.
"Kami capek. Lelah. Sudah di Asia satu bulan, sangat lelah sekarang. Minggu depan kami akan pergi ke Labuan Bajo untuk berlibur."
Pebulu tangkis ganda campuran Denmark Mathias Christiansen (kanan) dan Alexandra Boje (kiri) mengembalikan kok ke arah ganda campuran China Cheng Xing dan Zhang Chi pada final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Mathias Christiansen dan Alexandra Boje menjuarai Indonesia Open 2026 usai menang dua gim 21-19 dan 23-21. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar
Kemudian dia beralih ke Bahasa Inggris agar rekannya, Alexandra paham perkataannya.
"Kami sangat menantikan liburan tersebut, terutama Alexandra. Ia tak sabar mengambil liburan yang sangat kami butuhkan."
"Sekali lagi, kami berhasil juara beruntun dari Super 500, 750, hingga 1000 jadi saya sangat senang."
Tak hanya itu, Mathias pun sempat mengutarakan dari mana dirinya bisa berbahasa Indonesia dengan lancar.
"Bersama Kedubes Denmark, saya ikut beberapa les. Belajar bersama Kedubes dan juga dengan guru dari Indonesia. Jadi ya begitu saya tahu sedikit-sedikit sekarang," tuturnya sembari mengungkapkan bahasa apa saja yang ia kuasai.
"Hanya bahasa Denmark, Inggris, dan sekarang sedikit Bahasa Indonesia."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang