Polytron Indonesia Open 2026, Ketidakpuasan Tunggal Putra Perancis

Indonesia Open 2026, Toma Junior Popov, Polytron Indonesia Open 2026, Kunlavut Vitidsarn, Polytron Indonesia Open 2026, Ketidakpuasan Tunggal Putra Perancis

Tunggal putra Perancis, Toma Junior Popov, mengaku tak puas dengan kemenangan atas Kunlavut Vitidsarn pada babak pertama Polytron Indonesia Open 2026.

Dia berharap bisa tampil 100 persen pada pertandingan berikutnya, alias babak 16 besar, Polytron Indonesia Open 2026.

Toma Junior Popov berhasil melangkah ke babak kedua Polytron Indonesia Open 2026 berkat kemenangan atas wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang bergulir di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Namun, hasil positif tersebut didapat Toma Junior tanpa memeras keringat lantaran unggulan kedua di turnamen BWF World Tour Super 1000 ini memutuskan untuk mundur.

Ya, Kunlavut memilih untuk menyudahi pertandingan lebih cepat saat duel baru berjalan dua menit ketika poin menyentuh 1-5 untuk keunggulan Toma Junior.

Mengaku Tak Puas

Kendati berhasil menyegel tiket ke babak kedua, namun pebulu tangkis 27 tahun itu mengaku tak puas dengan kemenangan ini.

"Tentu saya ingin menang, tetapi bukan dengan cara seperti ini," kata Toma Junior dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Lebih lanjut, peraih medali perak Piala Thomas 2026 itu mengaku terkejut dengan keputusan yang diambil oleh lawannya itu.

Dia hanya melihat Kunlavut tidak dalam kondisi prima.

"Saya juga tidak melihat itu akan terjadi. Sejujurnya saya tidak tahu banyak mengenai situasinya," ucap Toma Junior.

"Saya pikir dia sedang sakit dan tidak ingin memaksakan kondisi tubuhnya. Saya tidak mengetahui lebih jauh mengenai penyakit yang dialaminya. Yang saya tahu hanya itu," jelas dia.

Jadikan Keuntungan

Kendati demikian, hasil positif ini tetap disyukuri olehnya lantaran bisa menjalani babak kedua dengan stamina yang masih prima.

Apalagi, calon lawan berikutnya adalah pemenang dari pertandingan antara wakil India, Prannoy HS dengan wakil Republik Irlandia, Nguyen Nhat.

"Namun, saya harus menerima situasinya dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Sekarang saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan tampil 100 persen di pertandingan berikutnya," tutur Toma Junior.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang