Top 7+ Wisata Sejarah di Kota Semarang, Sudah Ada yang dari Abad ke-17
Semarang bukan cuma soal Lumpia atau Simpang Lima yang ikonik. Sebagai salah satu kota pelabuhan tertua di Indonesia, Semarang menyimpan jejak sejarah yang sangat dalam, bahkan beberapa di antaranya sudah berdiri sejak abad ke-17.
Menjelajahi Semarang terasa seperti masuk ke dalam mesin waktu. Arsitektur bangunan di sini merupakan perpaduan unik antara gaya kolonial Eropa, budaya Tionghoa, dan kearifan lokal.
Daftar wisata sejarah di Kota Semarang
Buat kamu yang ingin jalan-jalan sambil menambah wawasan atau sekadar mencari spot foto yang estetis nan klasik, berikut adalah rekomendasi 7 wisata sejarah di Kota Semarang yang wajib masuk daftar kunjunganmu!
1. Kota Lama Semarang (The Little Netherlands)
Suasana wisatawan berkunjung di kawasan Kota Lama Semarang saat libur Nataru, Jumat (2/1/2026).
Inilah jantung sejarah Semarang. Dibangun pada abad ke-17 sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan Belanda, kawasan ini masih mempertahankan gedung-gedung tua yang megah.
Kamu bisa berjalan kaki santai sambil menikmati suasana ala Eropa tempo dulu.
2. Gereja Blenduk (GPIB Immanuel)
Ilustrasi Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama Semarang.
Masih di kawasan Kota Lama, Gereja Blenduk adalah salah satu bangunan paling ikonis di Kota Lama.
Dibangun pertama kali pada tahun 1753, ciri khasnya adalah kubah raksasa berwarna merah gelap yang dilapisi tembaga. Bentuk kubahnya yang cembung inilah yang membuatnya dijuluki "Blenduk" oleh warga lokal.
3. Lawang Sewu
Siapa yang tidak tahu gedung dengan "seribu pintu" ini?
Wisata sejarah di gedung bersejarah Lawang Sewu.
Dulunya merupakan kantor pusat perusahaan kereta api Hindia Belanda (NIS), gedung ini dibangun pada awal abad ke-20.
Selain arsitekturnya yang simetris dan megah, Lawang Sewu juga menyimpan cerita sejarah perkeretaapian yang sangat menarik.
4. Kelenteng Sam Poo Kong
Klenteng ini merupakan simbol penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho.
Ilustrasi: Kelenteng Sam Po Kong di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Berdiri sejak abad ke-15, Sam Poo Kong menjadi bukti nyata akulturasi budaya yang harmonis di Semarang. Bangunannya yang didominasi warna merah cerah dengan ukiran naga sangat populer dijadikan spot foto.
5. Masjid Agung Kauman
Terletak di pusat kota dekat Pasar Johar, Masjid Agung Kauman didirikan pada abad ke-18 (sekitar tahun 1749).
Masjid Kauman Semarang yang terletak di Jalan Aloon-aloon Barat, Bangunharjo, merupakan masjid tertua di Kota Semarang, Jumat (24/3/2023).
Masjid ini memiliki atap tumpang khas arsitektur Jawa tradisional yang kuat, mencerminkan identitas religius masyarakat Semarang sejak masa lampau.
6. Pagoda Avalokitesvara (Vihara Buddhagaya Watugong)
Meski pembangunannya lebih modern, vihara ini berada di kawasan sejarah Watugong yang memiliki nilai spiritual tinggi.
Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong di Banyumanik, Kota Semarang.
Pagoda ini memecahkan rekor MURI sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Keindahannya saat senja benar-benar memanjakan mata.
7. Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah (MAJT)
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tidak hanya tempat ibadah, tapi juga pusat sejarah.
Masjid Agung Jawa Tengah pada Siang Hari.
Di sini terdapat museum yang menyimpan berbagai artefak perkembangan Islam di tanah Jawa. Jangan lewatkan pemandangan kota Semarang dari menara Al-Husna setinggi 99 meter!
Semarang membuktikan bahwa bangunan tua bukan hanya tumpukan batu, tapi saksi bisu perjalanan bangsa yang masih berdiri kokoh hingga sekarang. Selamat berwisata sejarah!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang