Polytron Indonesia Open 2026: Adnan/Indah Tantang “Monster” China
Ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil membuka laga Polytron Indonesia Open 2026 dengan kemenangan.
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil atas wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, dengan skor 14-21, 21-19, 21-11 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2026).
Adnan/Indah belum bisa mengeluarkan permainan ternaik di gim pertama. Mereka terus tertinggal dalam perolehan angka.
Strategi Maio/Palermo yang mempercepat tempo plus tekanan bertubi-tubi ternyata cukup merepotkan Adnan/Indah.
Bahkan di gim kedua pun pertandingan begitu menegangkan saat Adnan/Indah unggul jauh 19-12 dan nyaris terkejar hingga kedudukan 20-19.
Namun, Adnan/Indah yang bermain lebih agresif di gim kedua mampu membalas. Serangan demi serangan terus dihujankan ke area pertahanan lawan.
Ketenangan Jadi Kunci
Pada gim penentuan, Adnan/Indah tampil dominan dan tidak memberi kesempatan bagi Maio/Palermo untuk berkembang.
"Alhamdulillah bisa menang melewati babak pertama," ujar Adnan Maulana yang bersama Indah menjuarai Thailand Masters 2026 empat bulan lalu.
"Dari segi permainan, di game pertama kami merasa kurang tenang, terlalu terburu-buru. Kami mencoba lagi di game kedua, dan game ketiganya lebih tenang lagi," jelasnya.
Menambahkan Adnan, Indah Cahya Sari Jamil mengaku kurang tenang di gim pertama, sehingga tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik mereka.
Aksi ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dalam partai 32 besar Indonesia Masters 2026 di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
"Kami terganggu dengan pergerakan lawan, di game kedua kami lebih mengantisipasi hal ini," kata Indah.
"Kami mencoba untuk lebih tenang. Kami mencoba mengecoh lawan dengan memberikan bola yang sulit mereka jangkau,” imbuhnya.
Tanpa Beban Hadapi Feng/Huang
Saat tertinggal di gim pertama, Adnan/Indah mengatakan bahwa mereka saling memberi dukungan satu sama lain.
“Waktu kalah di gim pertama itu kami saling mendukung dan saling mengingatkan,” ujar Adnan Maulana.
Lolos ke babak kedua, Adnan/Indah bakal menghadapi lawan tangguh, yakni unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Kedua pasangan ini belum pernah bertemu sebelumnya. Babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 bakal menjadi pengalaman pertama Adnan/Indah menjajal Feng/Huang.
“Kalau saya sendiri merasa lebih nothing to lose saja, tapi tetap keluarkan kemampuan kami. Kalau soal usaha, pasti kami berusaha,” ungkap Indah.
“Melawan Feng/Huang, kami harus lebih siap lagi. Kami mau fokus step by step dan tampil maksimal di setiap pertandingan,” pungkas Adnan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang