Cara Merendam Beras Sesuai Jenisnya, Rahasia Ketupat Pulen dan Tahan Lama
Sebagai salah satu hidangan khas yang identik dengan perayaan idul Fitri, memasak ketupat perlu teknik yang tepat. Mulai dari memilih bahan pembuatan ketupat, cara memasak, hingga penyimpanan ketupat yang benar.
Misalnya dalam memasak ketupat tentu ada proses perendaman yang tidak bisa dilewatkan. Maka dari itu, menentukan lama perendaman beras sebelum dibuat ketupat tentu perlu proses memasak yang tepat.
Proses perendaman ini dilakukan agar beras bisa menyerap air sehingga dapat dengan mudah mengembang saat dimasak. Beras yang mengembang dengan baik, bisa menghasilkan ketupat yang kenyal dan pulen.
Ternyata setiap jenis beras memiliki proses perendaman yang tidak sama. Berikut waktu lama perendaman beras sesuai dengan jenisnya yang dilansir dari berbagai sumber.
Proses perendaman beras sesuai jenisnya
Secara umum, beras yang dijadikan ketupat cukup direndam selama 30 menit hingga 1 jam. Waktu tersebut sudah dirasa cukup untuk membantu proses hidrasi pada beras sehingga tidak membuatnya terlalu lembek.
Namun jenis beras juga mempengaruhi hasil dari perendaman dan kepadatan dari proses memasak ketupat.
1. Beras putih
Jenis beras ini merupakan jenis beras yang paling banyak digunakan dalam membuat ketupat. Hasil memasaknya yang padat namun tetap lembut.
Ilustrasi beras basmati.
Untuk jenis beras ini, kamu cukup memasak dengan kisaran waktu 30 menit hingga 1 jam saja untuk membuatnya benar-benar matang dan pulen.
2. Beras merah
Berbeda dengan jenis beras putih, jenis beras merah jarang digunakan dalam membuat ketupat karena teksturnya yang lebih keras. Jika kamu tetap ingin menggunakan beras merah sebagai bahan utama membuat ketupat, maka kamu membutuhkan waktu perendaman sekitar 1-2 jam.
Namun, berbeda dengan ketupat dari beras putih yang hasilnya kenyal dan pulen, ketupat dari beras merah memiliki bentuk yang lebih padat.
3. Beras liar
Jenis beras liar ini masuk dalam jenis beras dengan tekstur paling keras. Waktu untuk memasak jenis beras ini bisa bisa mencapai 4-6 jam agar beras lunak saat dimasak.
Namun, jenis beras ini yang paling jarang digunakan untuk membuat ketupat. Hal ini disebabkan karena proses perendamannya yang lama serta hasil ketupat yang lebih padat dan keras membuatnya kurang cocok untuk dijadikan bahan utama ketupat.
Tips memasak ketupat agar hasil pulen
Bagi kamu yang ingin memasak ketupat agar hasil memasak lebih nikmat dan pulen maka perlu memperhatikan cara berikut:
Pertama, untuk membuat ketupat kenali terlebih dahulu jenis beras yang ingin dimasak. Jenis beras yang paling ideal untuk membuat ketupat adalah jenis beras pulen atau putih.
Cuci bersih beras secara berulang-ulang lalu rendam kurang lebih 30 menit sampai 1 jam.
Kedua, masukkan beras kedalam kulit ketupat. Caranya, turunkan anyaman ketupat paling ujung hingga ada bagian yang terbuka.
Beras pun bisa kita letak kedalamannya secara perlahan sehingga tidak merusak lubang ketupat.
Ketiga, dalam proses mengisi ketupat. Jika ingin hasil ketupat padat maka kamu bisa mengisi beras hingga 70 persen dari volume ketupat.
Namun jika lebih suka ketupat yang lembek, kamu bisa mengisi beras hingga 50-60 persen volume ketupat. Setelah diisi pastikan rebus ketupat di dalam air mendidih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang