Profil Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya yang Meninggal Dunia di Jakarta
Dominikus Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya periode 2024–2029, meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026) malam.
Adi Sutarwijono mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.36 WIB saat dirawat di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.
Kabar duka politisi PDI Perjuangan itu dibenarkan sejumlah kader partai, termasuk Sekretaris DPD PDI-P Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono.
“Innalillahi Wa Innailaihiraajiun, telah berpulang keharibaan Tuhan Yang Maha Esa saudara kita Ketua DPRD Surabaya Mas Adi Sutarwijono,” kata Deni, dikutip , Selasa.
“Semoga Almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan YME, mohon dibukakan pintu maaf teman-teman sekalian,” sambungnya.
Profil Adi Sutarwijono
Dominikus Adi Sutarwijono, atau yang akrab disapa Cak Awi, lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968.
Ia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya.
Sebelum terjun ke dunia politik, Awi mengawali karier sebagai jurnalis Harian Surya pada 1996, kemudian bergabung dengan Majalah Tempo sekitar 1999 hingga 2003.
Setelah itu, ia memilih berkiprah di dunia politik bersama PDI Perjuangan. Kariernya di legislatif Surabaya terbilang panjang.
Awi pernah menjadi anggota DPRD Surabaya melalui pergantian antarwaktu (PAW) pada 2012 untuk sisa masa jabatan 2009–2014, kemudian terpilih kembali pada periode 2014–2019, 2019–2024, hingga 2024–2029.
Di internal partai, almarhum pernah menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2019–2025.
Pada periode yang sama, karier politiknya meningkat dengan dipercaya sebagai Ketua DPRD Surabaya dan kembali menjabat untuk periode kedua pada 2024–2029.
Selama perjalanan politiknya, Awi dikenal sebagai figur yang aktif dan konsisten di parlemen kota.
Meski sempat mengalami dinamika internal partai pada 2025, kiprahnya dalam pemerintahan dan pengabdian kepada masyarakat Surabaya tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan politik lokal.
Kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan separtai, serta masyarakat Surabaya yang mengenal kiprahnya sebagai jurnalis, politikus, sekaligus pimpinan legislatif daerah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang