Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta, Tawarkan Promo Liburan hingga Wisata Medis
Malaysia tercatat sebagai salah satu destinasi luar negeri yang cukup populer bagi wisatawan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, berkat kedekatan geografis, kemudahan akses perjalanan, serta beragam pilihan wisata yang ditawarkan.
Bagi kamu yang berencana berlibur ke Malaysia, Malaysia Fair 2026 dapat menjadi sarana untuk mendapatkan informasi langsung mengenai berbagai destinasi wisata, pilihan perjalanan, hingga pengalaman yang ditawarkan Negeri Jiran.
Malaysia Fair 2026 digelar di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan, pada 4–7 Juni 2026. Kehadiran pameran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi Malaysia di Indonesia, tidak hanya dari sektor pariwisata, tetapi juga layanan kesehatan dan pendidikan yang kini ikut menjadi daya tarik utama.
Promosi terpadu wisata, kesehatan, dan pendidikan
Melalui Malaysia Fair 2026, berbagai sektor dari Malaysia hadir dalam satu ruang pameran dengan menghadirkan akses informasi dan penawaran langsung kepada pengunjung.
Di sektor pariwisata, pengunjung dapat menemukan berbagai paket perjalanan ke sejumlah destinasi di Malaysia, termasuk informasi rute dan pengalaman wisata yang ditawarkan oleh pelaku industri perjalanan.
Di sektor kesehatan, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menghadirkan promosi layanan wisata medis yang selama ini menjadi salah satu unggulan Malaysia di kawasan, termasuk akses konsultasi serta informasi layanan rumah sakit berstandar internasional.
Sementara itu, sektor pendidikan juga menjadi bagian dari pameran dengan menghadirkan institusi pendidikan yang menawarkan informasi program studi di Malaysia, termasuk peluang pendidikan bagi pelajar Indonesia.
Sejumlah peserta juga menyediakan akses konsultasi langsung di lokasi pameran, sehingga pengunjung dapat memperoleh informasi yang lebih rinci mengenai layanan wisata, kesehatan, maupun pendidikan dalam satu kunjungan.
Indonesia masih jadi pasar utama wisata Malaysia
Upaya promosi tersebut tidak lepas dari posisi Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar wisatawan ke Malaysia.
Kedekatan budaya, jarak yang relatif dekat, serta konektivitas penerbangan membuat Malaysia tetap menjadi tujuan favorit wisata luar negeri bagi wisatawan Indonesia.
Di sisi lain, arus wisatawan juga terlihat dua arah. Berdasarkan data operator kereta cepat KCIC, pada periode libur akhir tahun 2025–2026 terdapat sekitar 7.000 penumpang asal Malaysia yang menggunakan layanan Whoosh.
Dari jumlah tersebut, sekitar 750 hingga 1.000 wisatawan per hari melakukan perjalanan menuju Bandung dan kawasan sekitarnya yang dikenal dengan destinasi alam, kuliner, dan wisata belanja.
Fenomena ini menunjukkan meningkatnya mobilitas wisata lintas negara di kawasan, seiring semakin mudahnya akses transportasi serta promosi destinasi antarnegara.
Hubungan bilateral yang terus diperkuat
Charge d'Affaires Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Farzamie Sarkawi, mengatakan hubungan Malaysia dan Indonesia terus diperkuat melalui berbagai kerja sama yang mencakup banyak sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perdagangan lintas batas, hingga isu-isu regional dan global.
Ia menjelaskan bahwa kedua negara secara rutin membahas berbagai agenda strategis, termasuk peningkatan kerja sama pendidikan, kemudahan program lintas negara, serta penguatan aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan.
Kerja sama di sektor perdagangan dan perbankan lintas batas juga menjadi bagian penting dalam hubungan bilateral kedua negara.
Selain itu, ia menyoroti bahwa dinamika global yang terjadi saat ini turut menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak pada kawasan, termasuk Indonesia dan Malaysia sebagai negara bertetangga.
Farzamie menegaskan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama formal antar pemerintah, tetapi juga melalui kedekatan antarmasyarakat yang telah lama terjalin.
Ia menyebut hubungan people-to-people menjadi fondasi penting dalam menjaga eratnya hubungan Indonesia–Malaysia.
Ia juga menambahkan bahwa kedua negara memiliki banyak kesamaan sebagai bangsa serumpun, sehingga membuka peluang besar untuk terus memperluas kerja sama di berbagai bidang, baik di tingkat bilateral maupun kawasan ASEAN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang