Catat, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Akhir Pekan Ini
Masyarakat Jakarta yang beraktivitas pada akhir pekan ini perlu mengantisipasi perubahan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan sejumlah rute alternatif selama pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 yang berlangsung pada Sabtu (13/6) dan Minggu (14/6).
Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran ajang lari internasional tersebut sekaligus meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat di Ibu Kota.
Kondisi arus lalu lintas di kawasan Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada Rabu (25/3/2026)
Lomba kategori 5K dan 10K akan digelar pada Sabtu (13/6) pukul 03.00-07.30 WIB. Sementara kategori Half Marathon 21K dan Marathon 42K berlangsung pada Minggu (14/6) mulai pukul 03.00 hingga 11.00 WIB.
Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan keselamatan peserta lomba dan kelancaran arus kendaraan.
"Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, pengalihan arus, serta rute alternatif di sejumlah ruas jalan yang dilintasi peserta maraton,” ujar Budi, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).
“Masyarakat kami imbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memilih rute alternatif yang telah disiapkan agar aktivitas tetap berjalan lancar," kata dia.
Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Jakarta
Sabtu, Sudirman hingga GBK Terdampak
Pada hari pertama pelaksanaan BTN JAKIM 2026, rekayasa lalu lintas akan difokuskan pada ruas jalan yang menjadi bagian dari lintasan lomba kategori 5K dan 10K.
Beberapa ruas yang berpotensi mengalami pengaturan arus kendaraan antara lain kawasan Pintu 7 Gelora Bung Karno (GBK), Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Gatot Subroto pada segmen Simpang Susun Semanggi hingga Jalan Gerbang Pemuda, serta kawasan Pintu 10 GBK.
Untuk mengurangi kepadatan, Dishub telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna jalan.
Kepadatan lalu lintas di perempatan Sarinah, Jakarta di depan Kantor Perwakilan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang berada di Menara Thamrin, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/1/2026). imbas dari demo buruh
Pengendara dari Blok M menuju Harmoni misalnya dapat melintas melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono, Jalan Hang Lekir, Jalan Asia Afrika hingga Jalan Gatot Subroto.
Sementara pengguna jalan dari Tanah Abang menuju Kampung Melayu dapat memanfaatkan koridor Jalan KH Mas Mansyur dan Jalan Prof Dr Satrio sebagai jalur alternatif.
Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Jakarta
Minggu, Kawasan Thamrin hingga Rasuna Said Kena Pengaturan Lalin
Pengaturan lalu lintas yang lebih luas akan diterapkan pada Minggu (14/6) saat pelaksanaan kategori Half Marathon dan Marathon. Sejumlah ruas utama Jakarta akan terdampak karena menjadi bagian dari lintasan peserta.
Beberapa kawasan yang akan mengalami pengaturan arus secara situasional antara lain Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Mampang Prapatan Raya, dan Jalan Jenderal Sudirman.
Kemudian Jalan Prof Dr Satrio, Jalan Senopati, Jalan Pattimura, Jalan Sultan Hasanudin, Jalan Prapanca Raya, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Sisingamangaraja, kawasan Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, hingga area Gelora Bung Karno.
Situasi lalu lintas di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026)
Meski demikian, pada beberapa ruas jalan tertentu kendaraan masih dapat melintas melalui lajur yang disediakan.
Misalnya di Jalan HR Rasuna Said sisi barat dan Jalan Mampang Prapatan Raya, kendaraan masih dapat menggunakan lajur paling kiri.
Sementara di Jalan Medan Merdeka Timur sisi barat, kendaraan masih dapat memanfaatkan jalur Transjakarta atau jalur contraflow yang disiapkan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang