Komentar Erick Thohir soal Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan positif terkait kabar bergabungnya mantan pelatih timnas Indonesia, Shin tae-yong, sebagai pelatih kepala Persija Jakarta.
Erick Thohir berharap kehadiran Shin Tae-yong mampu meningkatkan daya saing sepak bola di Indonesia..
Menurut Erick Thohir, kembalinya sosok berkualitas untuk menangani klub lokal merupakan sinyal positif bagi perkembangan kompetisi di Indonesia.
Ia optimistis bahwa persaingan di Super League akan semakin kompetitif dengan adanya figur pelatih berkelas dunia seperti mantan nakhoda timnas tersebut.
"Bagus dong. Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 kalau tidak salah," kata Erick dikutip dari Antara, Rabu (10/6/2026).
"Target kita kalau bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara."
Mendorong Kualitas Liga Menuju 10 Besar Asia
Lebih lanjut, pria yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Inter Milan ini menekankan bahwa peningkatan kualitas pelatih di level klub merupakan langkah fundamental dalam membangun ekosistem sepak bola yang kuat.
Hal ini sejalan dengan rencana besar PSSI untuk memajukan industri sepak bola nasional dari berbagai sektor, termasuk pembinaan usia dini dan grassroots.
"Ya jadi makin banyak coach bagus ke liga, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus 10 besar dan tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan tim nasional selain ya terus kita pacu, U17 kita, U19 kita, dan juga grassroots kita yang sekarang terus kita dorong," tambah dia.
Pengumuman Shin tae-yong sebagai pelatih baru Persija dilakukan di Jakarta International Stadium pada Senin lalu.
Posisi ini menjadi tantangan baru baginya setelah sempat menduduki jabatan sebagai wakil ketua umum Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) serta menangani Seongnam FC dan Ulsan HD pasca-masa baktinya bersama timnas Indonesia berakhir pada Januari 2025.
Selama lima tahun berkarier di Indonesia, ia telah menorehkan berbagai pencapaian bersejarah, mulai dari meloloskan tiga kelompok umur ke Piala Asia hingga mengerek posisi Indonesia di peringkat FIFA secara drastis.
Persija Jakarta mengumumkan kehadiran eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai pelatih baru pada Senin (8/6/2026). STY dikontrak Persija Jakarta dengan durasi tiga tahun.
Filosofi Menyerang dan Pesan untuk Jakmania
Dalam momen perkenalan tersebut, pelatih berusia 57 tahun ini juga memberikan sorotan khusus kepada basis suporter fanatik klub, Jakmania.
Ia mengaku sudah sangat familiar dengan loyalitas pendukung setia ini sejak dirinya masih menangani tim nasional dan meminta dukungan penuh dari tribune penonton.
"Pesan ke Jakmania. Saya tahu tentang Jakmania saat masih melatih timnas, saya tahu banyak fan Jakmania datang ke timnas untuk mendukung timnas," ujar Shin Tae-yong via Jeje.
"Satu hal yang bisa Shin janjikan ke Jakmania adalah tidak akan menunjukkan pertandingan tidak baik. Mohon kepercayaan kepada saya, klub, dan pemain. Ketiganya akan jadi satu dan menunjukkan yang terbaik."
"Seperti mental kuat dan masing-masing akan melakukan pengorbanan untuk tim, pelatih-klub-pemain akan jadi satu. Penuhi kursi penonton agar para pemain bisa lebih semangat," imbuh Shin Tae-yong.
Janji untuk menyuguhkan permainan memukau tersebut sejalan dengan revolusi taktik yang akan ia terapkan.
Sang pelatih menegaskan komitmennya untuk menampilkan skema sepak bola ofensif yang sangat berbeda dari pendekatannya saat masih di timnas.
"Gaya yang ingin dimainkan dan filosofi Shin adalah sepak bola menyerang bukan bertahan. Di saat Timnas Indonesia karena lawan-lawannya lebih kuat dan lebih baik kita bertahan dulu," ujar Shin Tae-yong via Jeje.
"Tetapi di liga kita akan diskusi dulu dengan Prapanca (Presiden Persija) dan orang-orang di Persija untuk membawa pemain-pemain asing dan setelah itu kita pasti akan melakukan permainan lebih baik, cepat, agresif menyerang," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang