Alasan Telur Ayam Fertil Tak Aman Dikonsumsi Menurut Pakar IPB

telur ayam, ayam, telur ayam fertil, Telur ayam fertil tak aman dikonsumsi, Alasan Telur Ayam Fertil Tak Aman Dikonsumsi Menurut Pakar IPB

Telur ayam fertil merupakan jenis telur ayam yang tidak aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Menurut Guru Besar Ilmu Ternak Unggas IPB University, Prof. Niken Ulupi, telur ayam fertil tak layak dikonsumsi karena sifatnya yang mudah rusak.

"Telur fertil yang tidak memenuhi syarat untuk ditetaskan tidak boleh dijual di pasar. Kualitasnya rendah, masa simpannya pendek, dan mudah membusuk," ujar Niken seperti dilansir dari laman IPB University, Senin (3/11/2025).

Apa Itu Telur Ayam Fertil?

Secara sederhana, telur ayam fertil merupakan telur ayam pedagang bibit.

Niken menjelaskan, telur fertil dihasilkan dari ayam betina yang dibuahi pejantan, sehingga di dalamnya terdapat embrio.

Telur ayam pedaging bibit yang menghasilkan telur fertil ini pun berbeda dengan telur konsumsi pada umumnya.

Telur konsumsi yang beredar di pasaran berasal dari industri ayam petelur komersial. Di mana seluruh ayamnya adalah betina dan menghasilkan telur infertil tanpa pembuahan.

Penjelasan Telur Ayam Fertil Tak Aman Dikonsumsi

Niken menuturkan, tujuan pemeliharaan ayam ada yang untuk menghasilkan telur, terdapat pula yang khusus menghasilkan daging.

Oleh karena itu, berkembang beragam galur ayam, baik ras maupun lokal.

Ayam petelur komersial dipelihara untuk menghasilkan telur konsumsi, sedangkan ayam pedaging komersial seperti broiler dipelihara khusus untuk daging.

"Ayam broiler komersial hanya dipelihara singkat, sekitar lima minggu, lalu dipotong. Jadi ayam pedaging tidak sampai bertelur," katanya.

Adapun ayam pedaging bibit (breeder broiler) dipelihara khusus untuk menghasilkan telur tertunas (fertil) yang ditetaskan menjadi bibit broiler komersial.

Telur-telur inilah yang disebut telur fertil, karena dihasilkan dari induk betina yang dibuahi pejantan.

"Telur jenis ini membutuhkan penyimpanan bersuhu rendah. Jika dibiarkan pada suhu ruang, embrio dapat berkembang sebagian dan membuat telur cepat busuk," tuturnya.

Meski kandungan gizinya (terutama protein dan asam amino esensial) tidak jauh berbeda, risiko kerusakan telur fertil lebih tinggi dibanding telur konsumsi.

Oleh sebab itu, telur ayam fertil tidak diperuntukkan konsumsi masyarakat umum.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.