Viral Video Aparat Keamanan Tuding Penjual Es Kue Gunakan Spons, Hasil Lab Tunjukkan Aman Dikonsumsi
Sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan aparat kepolisian dan TNI tengah mengintrogasi seoranng penjual es kue jadul. Dalam video tersebut kedua anggota tersebut menuding dagangan penjual es yang berusia sepuh itu menggunakan spons.
“Assalamualaikum saya bersama pak babinsa ini kita dapat penjual es kue jadul. Sekarang harap hati-hati ya bagi orang tua karena ini udah rekayasa bukan bahan kue lagi atau pudding tapi bahan spons.” kata seorang apparat polisi seperti dikutip dari unggahan ulang akun Instagram lambeturah, Selasa 27 Januari 2026.
Aparat kepolisian tersebut kemudian membakar es kue dagangan sang kakek menggunakan korek api. Menurutnya, jika es tersebut terbuat dari spons, maka akan mudah meleleh saat dibakar.
“Ini bisa kita lihat bahan spons kalau dibakar dia meleleh. Ini spons ya, dibakar meleleh dia,” kata dia.
Sementara itu anggota tentara yang ikut sidak bersama anggota polisi itu kemudian meremas es kue jadul itu. Dia kemudian meminta penjual es kue jadul itu untuk memakan es dagangannya sendiri. Bahkan sang anggota tentara itu menyebut sang pedagang harus memakan habis dagangannya dengan alasan agar anak-anak tidak menjadi korbannya.
“Makan ni makan habisin kamu telen. Yang modar biar kamu, jangan anak-anak kecil kasihan itu, telan!,” kata sang aparat tentara itu.
Pria penjual es jadul yang menggunakan topi dan baju lengan panjang itu tak bisa berkata-kata. Sepanjang video itu, sang penjual hanya bisa terdiam saat dagangannya dituding menggunakan spons.
Keterangan Pihak Kepolisian
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian itu melalui call center 110 pada Sabtu 24 Januari 2026. Laporan tersebut menyebut jika es kue yang dijual tersebut diduga berbahan Polyurethane Foam. Mendapati laporan tersebut pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi.
“Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut karena keselamatan masyarakat adalah prioritas,” kata dia dikutip dari tayangan YouTube.
Pemeriksaan pun dilakukan oleh tim keamanan pangan atau security food Dokpol Polda Metro Jaya. Pemeriksaan itu mencakup sampel es kue, es gabus, agar-agar dan coklat meses. Berdasarkan hasil pemeriksaan itu dipastikan aman dan layak konsumsi.
“Tim Dokkes juga telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya jelas produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya,” kata dia.
Tak sampai disitu untuk menjamin ketenangan publik serta memastikan hasil yang lebih pasti dan ilmiah pihaknya juga mengirim sampel ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. Untuk hasil resmi masih menunggu proses uji.
Kritik Pedas warganet
Menyusul dengan tindakan dua aparat keamanan tersebut banyak publik mengecam aksi mereka. Tidak sedikit dari mereka yang melontarkan kalimat cacian lantaran menuding penjual tersebut.
“Ya Allah pak semoga sakit hatinya diganti Allah dengan rezeki sederas air Zamzam,” komentar netizen.
“Aduin ke Allah pak,” kata netizen.
“Minta maaf gak lu semua sama kakeknya,” kritik netizen.