Telur Ayam dan Deretan Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Freezer
Kulkas menjadi tempat andalan untuk menyimpan berbagai jenis makanan, baik bahan mentah maupun makanan sisa. Tujuannya jelas: menjaga kesegaran dan membuatnya bertahan lebih lama.
Namun, tidak semua bahan makanan cocok disimpan dalam suhu dingin. Beberapa justru mengalami perubahan tekstur, rasa, bahkan kualitasnya menjadi menurun saat dimasukkan ke kulkas, apalagi freezer.
Salah satu bahan yang sebaiknya tidak disimpan dalam pendingin adalah telur ayam. Selain itu, ada beberapa jenis makanan lain yang menurut pakar dan sumber kuliner tidak dianjurkan untuk disimpan dalam kulkas.
Berikut ulasan lengkapnya.
1. Telur ayam
Meski terdengar aman, memasukkan telur ayam ke dalam freezer ternyata adalah keputusan yang kurang tepat.
Ilustrasi telur ayam.
Telur rebus, misalnya, memiliki kandungan air di dalamnya. Ketika dibekukan, air tersebut akan mengembang dan dapat menyebabkan cangkang pecah. Kondisi ini membuka peluang bagi bakteri untuk masuk ke dalam telur.
Kalaupun tidak pecah, tekstur putih telur akan berubah menjadi kenyal dan tidak lagi enak dikonsumsi. Karena alasan inilah makanan berbahan dasar putih telur seperti meringue, frosting, custard, hingga mayones juga tidak dianjurkan untuk dibekukan karena akan merusak tekstur aslinya.
2. Produk olahan susu
Produk olahan susu termasuk bahan yang sensitif terhadap suhu rendah.
Ilustrasi keju cottage atau cottage cheese.
Susu cair yang sudah dibuka akan mudah mengental dan berubah tekstur jika kembali didinginkan atau dibekukan. Begitu pula dengan produk lain seperti:
- keju krim,
- keju cottage,
- krim asam, serta
- berbagai jenis keju lembut lainnya.
Saat dibekukan, produk-produk tersebut akan terpisah antara air dan lemaknya, membuat teksturnya rusak dan rasanya berubah.
Agar kualitasnya tetap baik, dianjurkan untuk membeli produk dairy secukupnya dan menyimpannya pada suhu kulkas (bukan freezer), sesuai petunjuk kemasan.
3. Makanan gorengan
Makanan yang digoreng memang paling nikmat saat masih hangat dan renyah. Namun, memasukkannya ke freezer bukanlah pilihan yang tepat.

Suhu dingin membuat makanan gorengan menjadi lembek, dan ketika dipanaskan kembali pun bagian luarnya tidak lagi renyah seperti semula. Proses pembekuan juga membuat minyak dalam gorengan mengeras sehingga rasanya berubah.
4. Produk dengan kandungan air tinggi
Buah dan sayuran tertentu memiliki kandungan air yang sangat tinggi. Ini membuatnya tidak cocok dibekukan karena akan berubah drastis saat mencair.
Ilustrasi semangka. Meskipun semangka tersedia sepanjang tahun, kualitas rasa tertinggi biasanya diperoleh saat musim kemarau, ketika kadar air dalam buah lebih seimbang dan manisnya lebih kuat.
Beberapa jenis yang sebaiknya tidak masuk freezer antara lain:
- selada,
- kentang,
- mentimun,
- semangka,
- apel.
Saat dibekukan, air di dalamnya akan membentuk es. Ketika dicairkan kembali, es tersebut meleleh dan membuat tekstur bahan menjadi lembek dan tidak menggugah selera.
5. Kentang
Meski jaringan restoran seperti McDonald's membekukan kentang goreng sebelum didistribusikan, bukan berarti hal yang sama berlaku untuk kentang mentah di rumah.
Ilustrasi kentang.
Menurut penjelasan Penn State University, membekukan kentang akan memisahkan pati dan air di dalamnya. Akibatnya, kentang menjadi lembek dan kualitasnya menurun drastis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang