504 Gateway Time-out
Metode hidroponik semakin populer di kalangan masyarakat yang tinggal di area perkotaan dengan ruang terbatas.
Cukup dengan wadah dan air, berbagai jenis tanaman bisa tumbuh subur tanpa perlu tanah, sangat cocok untuk dapur apartemen atau rumah mungil.
Dilansir dari Life Savvy, berikut jenis buah dan sayur yang dapat tumbuh di air dan mudah kamu rawat di rumah.
1. Daun Bawang
Sisa potongan daun bawang yang biasanya dibuang ternyata bisa ditanam kembali. Simpan batang daun bawang dalam botol berisi air, pastikan bagian akarnya terendam. Dalam beberapa hari, daun baru akan mulai tumbuh.
2. Nanas
Bagian daun mirip mahkota yang ada di ujung nanas bisa ditanam ulang. Cukup rendam bagian bawahnya dalam air hingga akarnya muncul. Setelah akarnya kuat, kamu bisa memindahkannya ke pot tanah agar pertumbuhannya optimal.
3. Selada
Jangan buang sisa batang selada! Letakkan bagian bawah batangnya dalam wadah dengan sedikit air. Dalam beberapa hari, daun segar akan mulai tumbuh. Cara ini lebih hemat dan bisa dipanen ulang.
4. Wortel
Daun hijau bagian atas wortel dapat tumbuh kembali jika direndam dalam air secukupnya. Letakkan di wadah dangkal, dan dalam beberapa hari daun hijau akan tumbuh, cocok untuk garnish atau masakan.
Ilustrasi aneka jenis sayuran yang ditanam di air.
5. Bok Choy
Sawi putih atau bok choy bisa hidup di air hingga akarnya tumbuh. Letakkan bagian bonggolnya dalam sedikit air, ganti air secara berkala, lalu pindahkan ke tanah bila akar sudah kuat.
6. Bawang Putih
Bawang putih juga bisa tumbuh dalam air, terutama jika siungnya masih segar. Simpan dalam wadah berisi sedikit air, dan perhatikan perkembangan akarnya. Meski begitu, pastikan air diganti rutin dan siung tidak membusuk.
7. Alpukat
Biji alpukat bisa ditumbuhkan dalam air dengan cara yang simpel. Tusuk bijinya dengan tusuk gigi, lalu gantungkan setengah bagian biji di atas air. Pastikan hanya bagian bawah yang terendam air. Gantilah air secara berkala hingga akar muncul dan tunas tumbuh.
Tips Sukses Bertanam di Media Air
- Gunakan air bersih dan ganti secara berkala untuk mencegah jamur atau bakteri.
- Pastikan wadah yang digunakan cukup terkena cahaya matahari.
- Perhatikan kualitas sisa sayur atau buah yang ditanam, pilih yang masih segar.
Dengan memanfaatkan sisa bahan dapur, kamu bukan hanya menghemat pengeluaran, tapi juga menciptakan dapur hijau yang segar dan bermanfaat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.