Top 11+ Cara Makan Sehat untuk Kulit Glowing dan Bercahaya
- 1. Konsumsi minimal lima porsi buah dan sayur setiap hari
- 2. Penuhi asupan vitamin C
- 3. Pastikan cukup vitamin E
- 4. Perbanyak asupan zinc
- 5. Sertakan lemak sehat
- 6. Perhatikan asupan omega-3
- 7. Konsumsi lebih banyak serat
- 8. Dukung kesehatan usus dengan makanan fermentasi
- 9. Minum 6–8 gelas air setiap hari
- 10. Pilih karbohidrat rendah indeks glikemik (Low-GI)
- 11. Hindari diet ekstrem
Memiliki kulit sehat dan bercahaya bukan hanya soal memakai skincare terbaik. Kuncinya justru dimulai dari dalam tubuh, yakni melalui makanan yang kamu konsumsi setiap hari.
Kulit terus melakukan regenerasi, mengganti sel-sel lama dengan yang baru. Untuk mendukung proses ini, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang agar kulit tetap lembut, kenyal, dan bebas masalah.
Penuaan tentu tak bisa dihindari, begitu pula dengan kerutan atau flek hitam. Namun faktor seperti paparan sinar matahari berlebihan, polusi, rokok, bahan kimia keras, hingga pola makan yang buruk dapat mempercepat proses penuaan tersebut.
Karena itu, memperbaiki pola makan menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit.
Tips makan untuk kulit glowing
Berikut 11 tips makan sehat untuk mendapatkan kulit glowing alami.
1. Konsumsi minimal lima porsi buah dan sayur setiap hari
Buah dan sayur kaya akan antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan sel akibat radikal bebas yang dipicu oleh polusi, sinar matahari, dan rokok.
Pilihlah berbagai warna buah dan sayur. Beta-karoten dalam wortel, ubi jalar, dan labu, serta lutein dalam kale, pepaya, dan bayam penting untuk menjaga warna kulit dan pertumbuhan sel yang sehat.
2. Penuhi asupan vitamin C
Vitamin C membantu daya tahan tubuh, mencerahkan kulit, serta mempercepat penyembuhan jerawat dan bekasnya. Nutrisi ini juga berperan penting dalam pembentukan kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kenyal dan terstruktur.
Makanan yang cocok dikonsumsi penderita hipertensi.
Sumber terbaiknya antara lain: kiwi, stroberi, jeruk, pepaya, brokoli, blueberry, dan blackcurrant.
3. Pastikan cukup vitamin E
Vitamin E adalah antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan sel dan penuaan akibat sinar UV.
Makanan kaya vitamin E meliputi: almond, alpukat, hazelnut, pine nut, serta minyak biji bunga matahari dan labu.
4. Perbanyak asupan zinc
Zinc membantu mengontrol minyak alami kulit, mempercepat penyembuhan luka, dan menjaga elastisitas kulit.
Ilustrasi daging kurban.
Anda dapat menemukannya pada ikan, daging merah tanpa lemak, biji-bijian utuh, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kerang.
5. Sertakan lemak sehat
Lemak baik berfungsi sebagai pelembap alami dari dalam, menjaga kelenturan dan elastisitas kulit. Jenis lemak sehat seperti mono dan poliunsaturasi banyak ditemukan pada alpukat, ikan berlemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang juga mengandung vitamin E.
6. Perhatikan asupan omega-3
3 bersifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan masalah kulit seperti eksim dan psoriasis. Asam lemak ini penting dalam membangun struktur kulit yang sehat.
Ilustrasi salmon segar atau salmon mentah yang dijual di supermarket.
Sumber omega-3 terbaik meliputi: salmon, sarden, trout, biji chia, biji rami, kenari, dan minyak canola atau rapeseed.
7. Konsumsi lebih banyak serat
Serat tidak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga mendukung keseimbangan bakteri baik dalam usus. Proses ini dapat membantu mengurangi peradangan, memperbaiki detoksifikasi tubuh, dan berdampak positif pada kondisi kulit seperti jerawat dan penuaan dini.
Serat tinggi ditemukan pada biji-bijian utuh, sayuran, kacang-kacangan, serta kacang dan biji-bijian.
8. Dukung kesehatan usus dengan makanan fermentasi
Kesehatan kulit sangat berkaitan dengan kesehatan usus. Ketidakseimbangan bakteri usus bisa memicu inflamasi yang kemudian muncul dalam bentuk jerawat, rosacea, atau eksim.
Ilustrasi yogurt.
Probiotik membantu menjaga keseimbangan tersebut. Anda bisa mendapatkannya dari yogurt probiotik, kefir, kimchi, dan sauerkraut.
9. Minum 6–8 gelas air setiap hari
Kulit membutuhkan cairan agar tetap lembap dan elastis. Dehidrasi ringan saja dapat membuat kulit tampak kusam dan lelah.
Selain air putih, Anda juga bisa mengonsumsi teh herbal tanpa kafein, serta buah dan sayuran tinggi air seperti semangka, mentimun, dan zucchini.
10. Pilih karbohidrat rendah indeks glikemik (Low-GI)
Karbohidrat dengan indeks glikemik rendah memberikan energi lebih stabil dan mencegah lonjakan gula darah. Pola makan rendah GI dapat membantu mencegah kerusakan kolagen dan memperlambat munculnya kerutan.
Penyakit akibat makan oatmeal setiap hari
Contohnya: oatmeal, kacang-kacangan, lentil, dan biji-bijian utuh.
Hindari makanan tinggi GI seperti biskuit manis, roti putih, atau minuman bergula.
11. Hindari diet ekstrem
Naik turun berat badan secara drastis dapat merusak elastisitas kulit, menyebabkan kulit mengendur, muncul stretch mark, serta mempercepat proses penuaan. Diet ketat juga biasanya miskin nutrisi penting yang dibutuhkan kulit.
Pilih pola makan seimbang dan berkelanjutan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang