Ini Alasan Mangga Hanya Boleh Masuk Kulkas Setelah Matang
Karena ingin mangga yang kita beli tetap awet dan terasa dingin saat dimakan, kebiasaan pertama yang sering kita lakukan setelah pulang dari pasar atau supermarket adalah langsung memasukkan seluruh mangga tersebut ke dalam kulkas—bahkan ketika buahnya masih terasa keras dan mentah.
Tapi, ternyata kebiasaan langsung "mengandangkan" mangga mentah ke dalam lemari es itu keliru besar!
Bukannya awet, mangga mentah yang disimpan di dalam kulkas justru bisa gagal matang, kehilangan aroma harumnya, dan teksturnya berubah menjadi aneh.
Melansir dari NDTV Food pada (30/5/26), ada alasan biologis yang sangat kuat mengapa mangga baru boleh masuk kulkas hanya setelah buah tersebut benar-benar matang.
Mangga tergolong sebagai buah klimakterik. Artinya, buah mangga akan terus mengalami proses pematangan secara mandiri bahkan setelah dipetik dari pohonnya.
Proses pematangan ini sangat bergantung pada produksi gas etilen alami dan suhu ruangan yang ideal (suhu hangat tropis).
Ketika kamu memasukkan mangga yang masih mentah atau setengah matang ke dalam kulkas, suhu dingin di bawah 10 derajat Celcius akan secara paksa menghentikan aktivitas enzim pematangan dan menekan produksi gas etilen tersebut. Akibatnya:
- Pematangan Terhenti Total: Mangga mentah tidak akan pernah bisa menjadi manis. Kulitnya mungkin akan mengerut, tetapi daging buahnya tetap keras dan terasa asam.
- Kehilangan Cita Rasa Autentik: Suhu dingin kulkas merusak sel-sel buah mangga mentah, yang berujung pada hilangnya aroma harum khas mangga dan berkurangnya kadar kemanisan alami buah.
- Tekstur Rusak (Chilling Injury): Mangga mentah yang kedinginan akan mengalami cedera suhu rendah, membuat daging buahnya berubah menjadi hambar, bertepung, atau bahkan membusuk dari dalam dengan warna kulit yang menghitam.
Panduan Tepat Menyimpan Mangga agar Manis dan Tahan Lama
Agar tidak salah langkah lagi, berikut adalah panduan praktis menyimpan mangga yang direkomendasikan untuk mempertahankan kualitas nutrisi dan kesegarannya:
1. Fase Mentah (Biarkan di Suhu Ruang)
Jika mangga yang kamu beli masih keras dan aromanya belum keluar, letakkan saja di tempat terbuka pada suhu ruangan. Proses pematangan biasanya memakan waktu 2 hingga 5 hari.
Jika ingin mempercepat prosesnya, kamu bisa membungkus mangga di dalam kantong kertas bersama dengan buah pisang atau apel untuk mengurung gas etilen agar mangga cepat matang secara alami.
2. Fase Matang (Waktunya Masuk Kulkas!)
Bagaimana cara tahu kalau mangga sudah matang? Tandanya adalah buahnya sedikit empuk saat ditekan lembut, pangkal batangnya mengeluarkan aroma harum yang kuat, dan terkadang muncul sedikit bintik cokelat alami pada kulitnya.
Nah, jika sudah berada di fase matang sempurna ini, kamu sangat disarankan untuk memindahkannya ke dalam kulkas.
Suhu dingin kulkas sekarang akan bekerja sebagai "rem" untuk memperlambat proses pembusukan, sehingga mangga matang tersebut bisa tetap segar, manis, dan bertahan hingga 5 hari ke depan.
3. Penyimpanan Mangga Potong
Jika kamu sudah mengupas dan memotong-motong daging buah mangga, pastikan untuk menyimpannya di dalam wadah yang benar-benar kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
Langkah ini penting agar buah mangga tidak menyerap bau dari makanan lain di dalam kulkas dan bisa bertahan segar selama beberapa hari.
Kulkas memang alat yang hebat untuk mengawetkan makanan, tetapi khusus untuk buah mangga mentah, kesabaran adalah kuncinya.
Biarkan alam menyelesaikan tugasnya di suhu ruangan terlebih dahulu hingga mangga menjadi manis dan lembut, baru setelah itu kamu bisa mendinginkannya di kulkas untuk dinikmati kapan saja!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang