Top 7+ Kesalahan Membersihkan Dapur yang Sering Dilakukan, Menurut Ahli

membersihkan dapur, dapur, mencuci dapur, 7 Kesalahan Membersihkan Dapur yang Sering Dilakukan, Menurut Ahli, 1. Menggunakan bahan kimia yang terlalu kuat, 2. Lupa membersihkan area tak terlihat, 3. Tidak memberi waktu cukup untuk disinfektan bekerja, 4. Membersihkan saat ada makanan, 5. Menggunakan alat pembersih yang sama untuk semua permukaan, 6. Tidak ada ventilasi saat membersihkan, 7. Menyemprot pembersih ke permukaan panas atau elektronik

Membersihkan dapur memang jadi rutinitas penting agar area tempat memasak tetap higienis dan nyaman.

Namun, meskipun sudah terbiasa melakukan kegiatan ini setiap minggu, atau bahkan setiap hari. bukan berarti cara yang dilakukan sudah benar sepenuhnya.

Menurut para ahli, ada beberapa kebiasaan saat membersihkan dapur yang justru bisa berbahaya bagi kesehatan maupun kebersihan rumah.

7 kesalahan saat membersihkan dapur

Berikut tujuh kesalahan umum yang sering dilakukan saat membersihkan dapur, beserta cara memperbaikinya.

1. Menggunakan bahan kimia yang terlalu kuat

Menurut Jenna Arkin, Chief Innovation Officer di ECOS, banyak orang berpikir semakin kuat bahan pembersih, semakin bersih hasilnya.

Padahal, mencampur terlalu banyak produk pembersih bisa menimbulkan reaksi kimia berbahaya, terutama campuran pemutih (bleach) dengan amonia.

membersihkan dapur, dapur, mencuci dapur, 7 Kesalahan Membersihkan Dapur yang Sering Dilakukan, Menurut Ahli, 1. Menggunakan bahan kimia yang terlalu kuat, 2. Lupa membersihkan area tak terlihat, 3. Tidak memberi waktu cukup untuk disinfektan bekerja, 4. Membersihkan saat ada makanan, 5. Menggunakan alat pembersih yang sama untuk semua permukaan, 6. Tidak ada ventilasi saat membersihkan, 7. Menyemprot pembersih ke permukaan panas atau elektronik

Untuk menghilangkan baru susu dari karpet dan baju gunakan cairan pembersih. Seka noda tumpahan susu dari karpet menggunakan handuk kering lalu gunakan spons berbusa untuk hilangkan bau menyengat.

"Hal ini bisa menghasilkan gas beracun yang mengganggu pernapasan dan menurunkan kualitas udara di dalam rumah," ujar Arkin dilansir dari delish.

Ia menyarankan untuk menggunakan pembersih serbaguna berbahan alami, dan membersihkan debu atau remah makanan terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan pembersih.

2. Lupa membersihkan area tak terlihat

Bagian yang tampak bersih bukan berarti seluruh dapur bebas kuman. Arkin mengingatkan agar tidak melupakan zona tak terlihat, seperti filter mesin pencuci piring, gagang pintu lemari, atau saluran pembuangan di wastafel.

Sementara itu, Alicia Sokolowski, co-founder AspenClean, menambahkan bahwa area yang sering disentuh seperti saklar lampu, gagang keran, dan kenop lemari juga harus dibersihkan secara rutin karena cepat menumpuk bakteri.

3. Tidak memberi waktu cukup untuk disinfektan bekerja

Menyemprot lalu langsung mengelap permukaan memang terlihat efisien, tapi cara ini membuat disinfektan tidak sempat bekerja maksimal.

membersihkan dapur, dapur, mencuci dapur, 7 Kesalahan Membersihkan Dapur yang Sering Dilakukan, Menurut Ahli, 1. Menggunakan bahan kimia yang terlalu kuat, 2. Lupa membersihkan area tak terlihat, 3. Tidak memberi waktu cukup untuk disinfektan bekerja, 4. Membersihkan saat ada makanan, 5. Menggunakan alat pembersih yang sama untuk semua permukaan, 6. Tidak ada ventilasi saat membersihkan, 7. Menyemprot pembersih ke permukaan panas atau elektronik

Ilustrasi produk pembersih

Sokolowski menjelaskan bahwa sebagian besar cairan disinfektan membutuhkan waktu satu hingga dua menit agar dapat membunuh kuman secara efektif. Jadi, biarkan cairan tersebut meresap sejenak sebelum dilap bersih.

4. Membersihkan saat ada makanan

Kesalahan yang tampak sepele namun sering terjadi adalah membersihkan area dapur saat ada makanan.

Partikel dari semprotan pembersih bisa mencemari makanan dengan bahan kimia berbahaya.

Pastikan semua bahan makanan sudah disimpan rapat atau dibungkus sebelum mulai membersihkan dapur.

5. Menggunakan alat pembersih yang sama untuk semua permukaan

Menggunakan satu spons untuk semua area dapur bisa memicu penyebaran bakteri seperti E. coli dan salmonella.

membersihkan dapur, dapur, mencuci dapur, 7 Kesalahan Membersihkan Dapur yang Sering Dilakukan, Menurut Ahli, 1. Menggunakan bahan kimia yang terlalu kuat, 2. Lupa membersihkan area tak terlihat, 3. Tidak memberi waktu cukup untuk disinfektan bekerja, 4. Membersihkan saat ada makanan, 5. Menggunakan alat pembersih yang sama untuk semua permukaan, 6. Tidak ada ventilasi saat membersihkan, 7. Menyemprot pembersih ke permukaan panas atau elektronik

Ilustrasi kain lap dapur.

Sokolowski menegaskan pentingnya memisahkan alat pembersih, misalnya, gunakan spons berbeda untuk wastafel, meja dapur, dan talenan. Dengan begitu, kamu bisa menghindari kontaminasi silang antarpermukaan.

6. Tidak ada ventilasi saat membersihkan

Uap dari bahan pembersih konvensional bisa menumpuk, terutama di dapur kecil yang tertutup rapat.

Sokolowski mengingatkan agar selalu membuka jendela atau menyalakan exhaust fan selama proses pembersihan. Ini penting untuk menjaga sirkulasi udara dan mencegah bau menyengat maupun paparan bahan kimia berlebih.

7. Menyemprot pembersih ke permukaan panas atau elektronik

Membersihkan kompor atau microwave setelah digunakan memang penting, tapi jangan lakukan saat alat masih panas.

Sokolowski menjelaskan, cairan pembersih yang disemprotkan ke permukaan panas bisa memicu reaksi kimia atau merusak lapisan alat.

Selalu tunggu hingga alat benar-benar dingin, lalu semprotkan cairan pembersih ke kain terlebih dahulu, bukan langsung ke permukaan alat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.