Top 5+ Kebiasaan yang Bikin Otak Tetap Tajam hingga Tua Menurut Ahli Saraf, Apa Saja?

5 Kebiasaan yang Bikin Otak Tetap Tajam hingga Tua Menurut Ahli Saraf, Apa Saja?, Rutin Berolahraga, Tidur yang Cukup dan Berkualitas, Menjaga Pola Makan Sehat, Mengelola Stres dengan Baik, Terus Melatih Otak

Menjaga tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia mungkin sudah menjadi perhatian banyak orang.

Namun, kesehatan otak sering kali luput dari fokus, padahal perannya sangat krusial dalam menentukan kualitas hidup di masa tua.

Ahli saraf dari Universitas Johns Hopkins, Dr. Majid Fotuhi menyebut bahwa kemampuan kognitif sebenarnya tidak sepenuhnya ditentukan oleh faktor usia atau genetik.

Sebaliknya, kebiasaan sehari-hari justru memiliki pengaruh besar dalam menjaga otak tetap tajam hingga usia lanjut.

Berikut lima kebiasaan yang disebut dapat membantu menjaga kesehatan otak dalam jangka panjang, seperti dikutip dari Your Tango.

Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan jantung, tetapi juga otak. Olahraga membantu meningkatkan aliran darah ke otak, sekaligus merangsang pertumbuhan sel-sel otak baru.

Menurut ahli saraf tersebut, olahraga teratur dapat meningkatkan kemampuan memori dan konsentrasi.

Bahkan, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari sudah cukup memberikan dampak positif.

Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Tidur sering kali dianggap remeh, padahal memiliki peran penting dalam menjaga fungsi otak.

Saat tidur, otak bekerja membersihkan zat-zat berbahaya yang menumpuk sepanjang hari.

"Jadi, ketika orang tidak cukup tidur nyenyak, produk limbah menumpuk di otak. Salah satu sampah yang perlu dibuang adalah amiloid, yang merupakan faktor risiko yang terkait dengan penyakit Alzheimer," ungkapnya.

Karena itu, menjaga durasi dan kualitas tidur menjadi salah satu fondasi utama kesehatan otak.

Menjaga Pola Makan Sehat

Apa yang dikonsumsi setiap hari juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan otak.

Pola makan yang kaya akan sayuran, buah, lemak sehat, dan protein berkualitas dapat membantu mengurangi peradangan di otak.

Sebaliknya, konsumsi berlebihan makanan olahan dan tinggi gula justru dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.

"Bagi saya, makanan itu seperti obat," kata Dr. Fotuhi.

Mengelola Stres dengan Baik

Stres yang berlangsung lama dapat memberikan dampak serius pada otak. Kondisi ini dapat mengganggu kemampuan berpikir, mengingat, bahkan memengaruhi suasana hati.

Ahli saraf tersebut menekankan pentingnya memiliki cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, olahraga, atau sekadar meluangkan waktu untuk beristirahat.

orang selalu stres dan cenderung memikirkan kemungkinan terburuk. Stres semacam itu berada dalam kendali Anda," jelasnya.

Terus Melatih Otak

Otak, seperti otot, perlu terus dilatih agar tetap kuat.

"Otak Anda seperti otot. Semakin sering Anda menggunakannya, semakin kuat jadinya. Dan prinsipnya, Anda menggunakannya atau akan kehilangan kemampuannya," katanya.

Aktivitas seperti membaca, belajar hal baru, bermain puzzle, atau bahkan mencoba hobi baru dapat membantu menjaga ketajaman mental.

Konsep ini dikenal dengan prinsip “use it or lose it”. Artinya, kemampuan otak bisa menurun jika tidak digunakan secara aktif.

5 Kebiasaan yang Bikin Otak Tetap Tajam hingga Tua Menurut Ahli Saraf, Apa Saja?, Rutin Berolahraga, Tidur yang Cukup dan Berkualitas, Menjaga Pola Makan Sehat, Mengelola Stres dengan Baik, Terus Melatih Otak

Ilustrasi lansia sehat.

Kunci ada pada konsistensi

Kelima kebiasaan tersebut sebenarnya bukan hal yang sulit dilakukan. Namun, kunci utamanya terletak pada konsistensi dalam menjalankannya.

Menjaga otak tetap tajam hingga usia tua bukanlah hasil dari satu perubahan besar, melainkan akumulasi dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini, peluang untuk tetap berpikir jernih, fokus, dan produktif di usia lanjut pun akan semakin besar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang