4 Titik Terkotor di Dapur yang Sering Lupa Kamu Bersihkan

dapur, Titik terkotor di dapur, tempat kotor di dapur, 4 Titik Terkotor di Dapur yang Sering Lupa Kamu Bersihkan

Banyak orang berpikir bahwa wastafel adalah tempat paling kotor di dapur—dan memang benar.

Namun, ternyata masih ada beberapa area lain yang diam-diam menjadi “sarang” bakteri dan kuman berbahaya.

Mulai dari laci kulkas hingga toples bumbu, berikut empat tempat paling kotor di dapur yang sering luput dari perhatian, lengkap dengan cara membersihkannya menurut para ahli.

1. Laci sayur dan daging di kulkas

Menurut laporan National Sanitation Foundation tahun 2021, laci sayur termasuk salah satu bagian paling kotor di dapur.

Di dalamnya sering ditemukan bakteri Salmonella, Listeria, ragi, dan jamur. Sementara itu, laci khusus daging juga bisa mengandung E. coli dan Salmonella, terutama jika daging mentah disimpan tanpa penutup rapat.

dapur, Titik terkotor di dapur, tempat kotor di dapur, 4 Titik Terkotor di Dapur yang Sering Lupa Kamu Bersihkan

Ilustrasi freezer kulkas

Rosemary Trout, Direktur Program Ilmu Pangan dan Seni Kuliner di Drexel University, menjelaskan bahwa suhu dingin memang memperlambat pertumbuhan bakteri, tapi tidak menghentikannya sepenuhnya.

Karena itu, ia menyarankan untuk memastikan suhu laci kulkas di bawah 5 derajat Celsius, serta melakukan perawatan harian dengan menghapus cairan atau tetesan dari bahan makanan.

Laci juga sebaiknya dibersihkan menyeluruh setiap dua minggu menggunakan air sabun panas, lalu dikeringkan dengan udara sebelum dipasang kembali.

2. Toples dan botol bumbu dapur

Siapa sangka, toples bumbu termasuk salah satu benda paling kotor di dapur. Studi dari Journal of Food Protection tahun 2022 menemukan bahwa wadah bumbu menjadi sumber kontaminasi silang tertinggi di dapur rumah tangga.

dapur, Titik terkotor di dapur, tempat kotor di dapur, 4 Titik Terkotor di Dapur yang Sering Lupa Kamu Bersihkan

Aneka bumbu di cimol bojot AA, penganan khas Garut yang dijual di Jakarta dan Bandung.

Kapan biasanya kita memegang toples bumbu? Sering kali setelah menyentuh daging mentah atau sayuran yang belum dicuci bersih. Akibatnya, tangan yang kotor dapat memindahkan bakteri ke permukaan dan bahkan ke dalam bumbu itu sendiri.

Solusinya, bersihkan bagian luar toples secara rutin dengan air sabun panas dan keringkan dengan lap bersih.

Selain itu, biasakan menakar bumbu terlebih dahulu sebelum mulai mengolah bahan mentah untuk mencegah kontaminasi.

3. Gagang, kenop, dan tombol peralatan dapur

Pegangan kulkas, kenop kompor, hingga gagang lemari termasuk permukaan yang paling sering disentuh, tetapi jarang dibersihkan. Padahal, di area inilah bakteri seperti Staphylococcus, Listeria, Salmonella, bahkan norovirus bisa menumpuk.

dapur, Titik terkotor di dapur, tempat kotor di dapur, 4 Titik Terkotor di Dapur yang Sering Lupa Kamu Bersihkan

Tombol blender.

Trout merekomendasikan pembersihan rutin setiap hari menggunakan air sabun panas atau larutan pemutih ringan.

Namun, hati-hati saat menggunakan pemutih karena bisa meninggalkan noda pada pakaian atau permukaan logam.

Jika permukaan memiliki tekstur, pastikan disikat lebih teliti karena area tersebut lebih mudah menahan kotoran dan kuman.

4. Meja dapur (countertop)

Permukaan meja dapur adalah tempat segalanya terjadi, mulai dari meletakkan bahan makanan, kantong belanja, hingga peralatan memasak.

dapur, Titik terkotor di dapur, tempat kotor di dapur, 4 Titik Terkotor di Dapur yang Sering Lupa Kamu Bersihkan

ilustrasi material kuarsa

Tak heran jika penelitian di Houston, Texas pada 2021 menemukan lebih dari 50 jenis bakteri penyebab penyakit bawaan makanan di permukaan meja dapur rumah tangga, termasuk E. coli.

Lebih buruk lagi, banyak orang “membersihkan” meja dapur dengan spons pencuci piring yang sudah penuh bakteri.

Cara yang benar? Bersihkan meja dapur setiap hari, dan setiap kali sebelum atau sesudah menyiapkan makanan mentah.

Gunakan air sabun panas, bilas, lalu semprot dengan disinfektan atau larutan pemutih ringan. Hindari menumpuk barang di atas meja agar lebih mudah dibersihkan dan mengurangi risiko kontaminasi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.