Sering Dilakukan Banyak Orang! Yura Yunita Ngira Kerontokan Bisa Diatasi dengan Potong Rambut, Padahal...

Yura Yunita
Yura Yunita

 Masalah rambut rontok kerap dianggap sepele dan sering diselesaikan dengan cara instan. Salah satu solusi yang masih banyak dipercaya masyarakat adalah memotong rambut agar kerontokan berhenti. Pandangan ini pula yang sempat diyakini oleh penyanyi Yura Yunita sebelum memahami akar persoalan sebenarnya.

Padahal, berbagai data menunjukkan bahwa rambut rontok tidak semata terjadi pada batang rambut, melainkan berawal dari kulit kepala. Bahkan, riset menunjukkan hingga 80 persen rambut rontok berkaitan langsung dengan kondisi kulit kepala. Uji klinis yang dilakukan Dove juga mengungkapkan bahwa tingkat kerontokan rambut lebih tinggi dialami mereka yang memiliki kulit kepala bermasalah dibandingkan dengan kulit kepala yang sehat. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Kesadaran inilah yang belakangan mulai disorot, termasuk oleh Yura Yunita. Ia mengaku baru memahami bahwa fokus perawatan rambut rontok selama ini keliru.

“Dulu aku selalu pikir kalau rambut rontok ya tinggal potong rambut aja, nyatanya tidak. Ternyata aku selama ini salah fokus karena kurang edukasi mengenai perawatan rambut rontok yang mulainya dari kulit kepala.” ujar Yura Yunita dalam keterangannya, dikutip Senin 22 Desember 2025. 

Pandangan Yura mencerminkan kebiasaan banyak orang yang masih menganggap kulit kepala hanya sebagai tempat tumbuh rambut, bukan bagian kulit yang juga membutuhkan perhatian khusus. Padahal, seperti halnya kulit wajah, kulit kepala memiliki beragam kondisi, mulai dari kering, berminyak, sensitif, hingga rentan ketombe.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. dr. Kusmarinah Bramono, Sp.D.V.E, Subsp.D.T. Ph.D. FINSDV, FAADV, menyoroti pentingnya mengenali kondisi kulit kepala sebelum memilih perawatan. Hasil penelitian yang dilakukannya menunjukkan bahwa pemahaman terhadap jenis kulit kepala berperan besar dalam efektivitas solusi rambut rontok yang digunakan.

Sejalan dengan temuan tersebut, edukasi tentang perawatan kulit kepala mulai diperluas melalui berbagai kolaborasi antara industri dan tenaga medis. Salah satunya melibatkan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Jakarta.

Ketua PERDOSKI Jakarta, dr. M. Akbar Wedyadhana, Sp.D.V.E., FINSDV, FAADV, menyambut baik upaya edukasi berbasis riset yang bertujuan membantu masyarakat mengenali kondisi kulit kepalanya.

“Kami selalu mengapresiasi setiap kolaborasi yang mengutamakan kepentingan masyarakat, seperti kerja sama dengan Unilever melalui brand Dove. Kami berharap hasil studi ini dapat membantu mengidentifikasi tingkat kerontokan dan kondisi kulit kepala, sehingga masyarakat dapat memperoleh solusi perawatan yang tepat dan berbasis bukti ilmiah,” ungkap dr. M. Akbar Wedyadhana.

Shakina Dharma, selaku Demand Generation Lead for Premium Hair & Innovation Unilever Indonesia, menegaskan pentingnya memulai perawatan rambut rontok dari kulit kepala.

“Dove percaya semua orang layak untuk tampil percaya diri menjadi versi terbaik dari diri mereka, rambut yang bebas dari kerontokan merupakan bentuk nyata untuk mencapai hal tersebut. Kunci untuk mengatasi masalah kerontokan rambut berawal dari kulit kepala yang sehat, agar rambut dapat tumbuh lebih kuat. Sama seperti kulit wajah, kulit kepala juga membutuhkan perawatan dan nutrisi dari skincare ingredients untuk menjaga kesehatannya,” jelas Shakina Dharma.