Top 6+ Makanan Terbukti Bantu Turunkan Risikonya Secara Alami, Ahli Gizi Approved!

Ilustrasi Buah, 1. Delima, 2. Sayuran Cruciferous, 3. Kedelai dan Daal, 4. Jambu Biji, 5. Minyak Zaitun, 6. Biji Rami (Flaxseed)
Ilustrasi Buah

 Kanker payudara masih menjadi ancaman kesehatan utama bagi perempuan di seluruh dunia. Meski faktor genetik tak bisa diubah, gaya hidup dan pola makan berperan besar dalam menentukan seberapa kuat tubuh Anda melawan pertumbuhan sel kanker.

Data menunjukkan, 1 dari 28 perempuan berisiko mengalaminya sepanjang hidup. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat membantu menyeimbangkan hormon, mengurangi peradangan, dan melindungi sel tubuh dari kerusakan DNA yang merupakan tiga faktor utama yang kerap memicu perkembangan kanker.

Alih-alih mengandalkan suplemen mahal, sejumlah bahan pangan alami ternyata memiliki kandungan aktif yang mampu menekan risiko kanker payudara sejak dini. Mengutip dari Times of India, berikut enam jenis makanan yang disarankan oleh ahli nutrisi bisa menurunkan risiko kanker payudara secara alami.

1. Delima

Buah delima bukan hanya menyegarkan, tapi juga mengandung ellagitannins, senyawa bioaktif yang membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker. Komponen ini bekerja dengan cara menghambat pembelahan sel abnormal sekaligus mengurangi pertumbuhan sel yang dipicu oleh estrogen.

Ahli nutrisi Leema Mahajan merekomendasikan konsumsi satu cangkir biji delima segar setiap hari untuk membantu menjaga keseimbangan hormon dan melindungi sel tubuh Anda dari mutasi dini.

2. Sayuran Cruciferous

Brokoli, kubis, dan kembang kol termasuk dalam kelompok sayuran cruciferous yang dikenal memiliki efek detoks alami. Sayuran ini kaya sulforaphane, senyawa yang membantu hati mengeluarkan sisa metabolisme estrogen yang berpotensi berbahaya.

Dalam sejumlah studi laboratorium, sulforaphane juga terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel tumor. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Anda bisa mengonsumsi sayuran ini dalam kondisi segar atau dikukus ringan agar enzim pelindung kankernya tetap terjaga.

3. Kedelai dan Daal

Selama bertahun-tahun, kedelai sempat disalahpahami karena dianggap dapat memicu kanker payudara. Namun, riset terbaru justru menunjukkan sebaliknya di mana kandungan isoflavone di dalam kedelai dan kacang-kacangan seperti daal (lentil khas India) memiliki efek  membantu menstabilkan lonjakan hormon yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Dengan mengonsumsi tahu, susu kedelai, atau semangkuk lentil hangat secara rutin, Anda dapat membantu menjaga kestabilan hormon sekaligus memberikan perlindungan jangka panjang terhadap sel payudara.

4. Jambu Biji

Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang mampu memperbaiki kerusakan DNA yang menjadi salah satu pemicu awal kanker. Buah  jambu biji adalah sumber alami vitamin C yang melimpah dan mudah ditemukan di Indonesia.

Kandungan antioksidannya bekerja menetralkan radikal bebas yang dapat merusak jaringan payudara dan menurunkan daya tahan tubuh. Ahli gizi Leema Mahajan menyarankan untuk mengawali hari dengan satu buah amla segar atau seporsi jambu biji matang untuk memperkuat sistem imun sekaligus mencegah kerusakan sel sejak dini.

5. Minyak Zaitun

Dalam pola makan Mediterania, minyak zaitun menjadi kunci utama kesehatan jantung dan perlindungan sel tubuh. Minyak ini mengandung polifenol dan lemak tak jenuh tunggal yang mampu menurunkan peradangan, yaitu faktor utama yang sering kali mempercepat perkembangan kanker.

Mengganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun dingin (cold-pressed olive oil) untuk memasak ringan atau sebagai dressing salad bisa membantu menciptakan lingkungan tubuh yang lebih sehat dan tahan terhadap mutasi sel.

6. Biji Rami (Flaxseed)

Biji rami atau flaxseed termasuk salah satu sumber terbaik lignan, jenis fitoestrogen yang berfungsi menyeimbangkan kadar hormon estrogen dalam tubuh. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi membantu tubuh membuang kelebihan hormon melalui sistem pencernaan.

Menambahkan satu sendok makan biji rami bubuk ke dalam smoothie, yogurt, atau salad setiap hari dapat memberikan efek jangka panjang dalam menurunkan risiko kanker payudara serta menjaga pencernaan tetap sehat.

Mencegah kanker payudara tidak hanya bergantung pada deteksi dini atau perawatan medis, tetapi juga dari gaya hidup yang Anda jalani setiap hari. Dengan mengatur pola makan yang seimbang dan memperbanyak konsumsi bahan pangan alami seperti enam makanan di atas, Anda bisa memperkuat imunitas tubuh secara alami.