Puasa Tetap Optimal Selama Ramadan, Peran Zymuno dalam Membantu Memelihara Kesehatan Tubuh
Menjelang Ramadan, tubuh perlu bersiap menghadapi perubahan pola makan dan waktu istirahat yang cukup signifikan.
Selama berpuasa, asupan makanan dan minuman terbatas, sementara aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa.
Kondisi tersebut menuntut kesiapan fisik agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Tanpa pengelolaan asupan yang tepat, puasa dapat memicu keluhan seperti mudah lelah, menurunnya konsentrasi, hingga melemahnya daya tahan tubuh.
Padahal, menjaga imunitas menjadi hal penting selama Ramadan, terutama di tengah aktivitas yang padat.
Selain mengandalkan makanan bergizi, kombinasi bahan herbal bisa dimanfaatkan sebagai asupan pendukung untuk membantu memelihara kondisi kesehatan selama berpuasa.
Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh Saat Berpuasa
Analisis Kementerian Kesehatan, Rabu (9/4/2025), menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan, tubuh memerlukan berbagai jenis nutrisi untuk menjaga kesehatan dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Pembatasan waktu makan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keseimbangan gizi.
Karbohidrat tetap dibutuhkan sebagai sumber energi utama tubuh. Karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, gandum utuh, atau oats bisa dikonsumsi untuk memberikan energi secara bertahap dan membantu tubuh bertahan lebih lama.
Selain itu, protein juga berperan penting dalam menjaga massa otot dan membantu perbaikan jaringan tubuh.
Lemak sehat juga memiliki fungsi penting, terutama dalam menjaga keseimbangan hormon dan mendukung kerja otak.
Kemenkes juga menyarankan setiap orang yang menjalankan puasa untuk mengonsumsi makanan mengandung serat untuk pencernaan dan membuat rasa kenyang menjadi tahan lama.
Terakhir, tubuh juga perlu "diperlengkapi" dengan asupan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, C, dan D, serta mineral kalsium dan zat besi untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kelelahan.
Zymuno Untuk Menjaga Kesehatan Selama Puasa
Dalam praktiknya, memenuhi kebutuhan nutrisi selama Ramadan bukan hal mudah.
Waktu makan yang terbatas sering kali membuat masyarakat memilih makanan instan atau tinggi gula saat berbuka.
Pola ini dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat, namun diikuti rasa lelah setelahnya.
Di sisi lain, kebiasaan melewatkan sahur atau mengonsumsinya dalam porsi minim juga masih sering terjadi.
Padahal, sahur berperan penting dalam menjaga stamina tubuh sepanjang hari. Kurangnya asupan nutrisi saat sahur dapat berdampak pada penurunan konsentrasi dan produktivitas.
Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat mencari asupan pendukung yang praktis dan mudah dikonsumsi untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian selama puasa.
Terlebih, asupan tersebut diharapkan mampu mendukung pemeliharaan kondisi kesehatan tanpa mengganggu pola makan utama.
Dalam konteks tersebut, PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) menghadirkan produk herbal unggulan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memelihara kondisi tubuh, termasuk saat puasa, yakni Zymuno.
Madu Herbal Zymuno merupakan produk yang mengombinasikan madu dengan sejumlah bahan herbal yang secara tradisional dikenal berperan dalam menjaga kesehatan.
Bahan utama produk ini adalah madu yang kaya akan vitamin A, vitamin B kompleks, serta vitamin C.
Selain itu, madu juga mengandung berbagai senyawa aktif, seperti flavonoid dan fenolik.
Keberadaan senyawa aktif tersebut berperan dalam membantu memelihara daya tahan tubuh agar tetap bugar selama menjalani aktivitas.
Tak hanya mengandalkan madu, Zymuno diformulasikan dari sejumlah bahan herbal, antara lain Phyllanthus Niruri herba ekstrak (meniran hijau), Moringa oleifera folium ekstrak (daun kelor), Curcuma xanthorrhiza rhizoma (temulawak), serta Curcuma Zedoaria (temu putih atau kunyit putih).
PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) mengombinasikan meniran hijau dalam Madu Herbal Zymuno karena kandungan beberapa senyawa aktif, seperti saponin, flavonoid, polifenol, filantin, hipofilantin, serta garam kalium.
Kandungan tersebut memiliki aktivitas antioksidan, antivirus, antikanker, dan antiinflamasi.
Sementara itu, daun kelor juga dikenal memiliki potensi dalam membantu meningkatkan daya tahan tubuh padia orang dengan penyakit tertentu, seperti benjolan, tumor, hingga kanker.
Manfaat ini didukung oleh kandungan protein, vitamin A, vitamin B2 dan B6, vitamin C, mineral, zat besi, kalsium, termasuk magnesium.
Adapun temulawak mengandung kurkuminoid dan minyak atsiri yang berperan sebagai antioksidan, antiradang, antimikroba, antikanker, serta antidiabetes.
Terakhir, temu putih atau kunyit putih diketahui mengandung kurkuminoid, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, fenolik, triterpenoid, steroid, dan glikosida.
Kunyit putih juga memiliki efek antikanker, antiradang, antinyeri, antialergi, serta antimikroba dan berpotensi membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Menurut asisten apoteker Klinik K-24, Mojosongo, Solo, Jihan Fabilah, Zymuno dapat dikonsumsi selama puasa karena aturan minumnya bisa disesuaikan dengan waktu sahur dan berbuka.
Adapun aturan konsumsi Zymuno untuk orang dewasa adalah dua kali sehari masing-masing dua sendok makan ketika pagi dan malam hari setelah makan.
"Kalau puasa ngikutin ini (aturan minum Zymuno) tetep saat buka dan sahur, aman untuk penderita diabetes," ujar Jihan, Sabtu (24/1/2026).
Zymuno Praktis Dikonsumsi Selama Puasa
Terkait konsumsinya, Zymuno dianjurkan dikonsumsi sesuai aturan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Sebelum diminum, Zymuno perlu dikocok terlebih dahulu untuk memastikan seluruh kandungan tercampur dengan baik.
Untuk orang dewasa, Zymuno dapat dikonsumsi sebanyak dua kali sehari masing-masing dua sendok makan dan diminum setelah makan.
Sementara itu, bagi orang dewasa yang tidak memiliki keluhan kesehatan tertentu, Zymuno juga dapat dikonsumsi satu kali sehari dengan dosis satu sendok makan.
Aturan konsumsi yang berbeda diterapkan untuk anak-anak.
Anak usia 2–5 tahun dianjurkan mengonsumsi Zymuno sebanyak setengah hingga satu sendok teh satu kali sehari.
Sementara anak usia 5–10 tahun dapat mengonsumsinya dua kali sehari, masing-masing satu sendok makan.
Kemudian, anak berusia di atas 10 tahun dianjurkan mengonsumsi Zymuno dua kali sehari dengan dosis dua sendok makan.
Jika seseorang mengalami diabetes atau kadar gula darah tinggi, konsumsi Zymuno disarankan satu kali sehari sebanyak satu sendok makan dan diminum setelah makan.
Sebagai informasi, Zymuno telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan nomor izin edar POM TR 236052421 sehingga penggunaannya telah melalui proses penilaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pengelolaan asupan nutrisi yang tepat, termasuk pemanfaatan produk pendukung yang dikonsumsi sesuai anjuran, masyarakat diharapkan dapat menjalani ibadah puasa Ramadan dengan kondisi tubuh yang tetap terjaga.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang