Ilmuwan Ungkap 5 Kebiasaan yang Bikin Tubuh Tetap Sehat Saat Menua
Menjadi tua adalah hal yang tidak bisa dihindari, tetapi cara seseorang menua ternyata sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.
Sekelompok ilmuwan dari Oxford Longevity Project mengungkap lima kebiasaan sederhana yang dinilai dapat membantu seseorang hidup lebih lama sekaligus tetap sehat di usia lanjut.
Melansir Eating Well (28/5/2026), para peneliti merangkum kebiasaan tersebut dalam konsep yang mereka sebut "S-MEDs", yaitu Sleep (tidur), Mindset (pola pikir), Exercise (olahraga), Diet (pola makan), dan Stress (pengelolaan stres).
Menurut laporan perdana mereka yang bertajuk Age-Less, umur panjang tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik atau risiko penyakit, tetapi juga oleh keputusan-keputusan kecil yang dilakukan setiap hari.
"Lansia yang sehat membutuhkan perubahan pola pikir, dari pasif menjadi aktif, serta dari sekadar mengobati menjadi mencegah," tulis tim Oxford Longevity Project dalam laporan tersebut.
Tips menua dengan sehat
Berikut kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan untuk mendukung kesehatan di masa tua.
1. Tidur cukup masih menjadi fondasi utama
Para ilmuwan menempatkan tidur sebagai salah satu pilar terpenting dalam proses penuaan yang sehat.
Sebagian besar orang dewasa membutuhkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Namun, kebiasaan ini sering kali menjadi hal pertama yang dikorbankan ketika aktivitas sedang padat.
Dalam laporan tersebut, tidur bahkan disebut sebagai salah satu intervensi kesehatan yang paling diremehkan meski memiliki manfaat besar dalam mencegah penyakit.
Penelitian menunjukkan kualitas tidur berperan penting terhadap kesehatan jantung, otak, dan sistem saraf, yang semuanya berkaitan erat dengan umur panjang.
Untuk memperbaiki kualitas tidur, para peneliti menyarankan jadwal tidur yang konsisten, suasana kamar yang nyaman, serta membatasi penggunaan perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur.
2. Menjaga pola pikir positif juga penting
Ilustrasi lansia. Mulai dari tidur cukup hingga mengelola stres, lima kebiasaan ini disebut berperan besar dalam membantu tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia.
Selain kesehatan fisik, kesehatan mental dan emosional juga menjadi bagian penting dari proses menua yang sehat.
Menurut para ilmuwan, penuaan yang baik bukan hanya soal menjaga fungsi tubuh, tetapi juga tetap memiliki tujuan hidup, hubungan sosial yang baik, serta rasa optimistis terhadap masa depan.
Mereka mendorong orang untuk tetap terhubung dengan keluarga dan komunitas, menemukan aktivitas yang bermakna, serta lebih fokus pada masa kini dibanding terus terjebak pada masa lalu.
Pola pikir positif bukan berarti selalu bahagia setiap saat, melainkan membangun kebiasaan dan hubungan yang mendukung kesejahteraan emosional dalam jangka panjang.
3. Tetap aktif bergerak setiap minggu
Aktivitas fisik juga menjadi salah satu komponen utama dalam konsep S-MEDs.
Berbagai penelitian menunjukkan olahraga dapat membantu mencegah atau menunda munculnya penyakit kronis yang sering terjadi seiring bertambahnya usia.
Selain itu, aktivitas fisik membantu menjaga kekuatan otot, kesehatan tulang, keseimbangan tubuh, serta kemandirian saat memasuki usia lanjut.
Para ahli merekomendasikan sekitar 150 menit aktivitas fisik setiap minggu. Bentuknya tidak harus selalu olahraga berat.
Berjalan kaki, berenang, berkebun, menari, bermain tenis, hingga mengikuti kelas olahraga bersama teman tetap memberikan manfaat kesehatan.
4. Perbanyak makanan nabati
Dalam laporan tersebut, ilmuwan Oxford juga merekomendasikan pola makan yang mereka sebut sebagai "vegan-ish".
Istilah ini tidak berarti seseorang harus sepenuhnya menjadi vegan, melainkan memperbanyak konsumsi makanan nabati yang minim proses pengolahan.
buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sumber protein nabati disebut memiliki kaitan dengan kesehatan jangka panjang yang lebih baik.
Makanan tersebut menyediakan serat, vitamin, mineral, dan senyawa antiinflamasi yang membantu menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak.
Perubahan kecil seperti menambah kacang-kacangan dalam menu makan atau mengganti camilan olahan dengan kacang dan biji-bijian dapat menjadi langkah awal yang lebih mudah dilakukan.
5. Kelola stres sebelum berdampak pada tubuh
Kebiasaan terakhir yang disorot adalah kemampuan mengelola stres.
Menurut laporan tersebut, stres kronis merupakan salah satu ancaman terbesar bagi proses penuaan yang sehat.
Stres berkepanjangan diketahui berhubungan dengan peradangan, kerusakan sel, hingga meningkatnya risiko penyakit jantung, kecemasan, dan depresi.
Meski tidak mungkin menghilangkan stres sepenuhnya, para ilmuwan menilai langkah sederhana seperti berjalan kaki, latihan pernapasan, meditasi, atau sejenak menjauh dari ponsel dapat membantu tubuh lebih rileks.
Pada akhirnya, para peneliti menegaskan bahwa menua sehat bukanlah hasil dari satu kebiasaan besar, melainkan akumulasi keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang