Mau Untung Stabil dari Deposito? Ini Tips dan Trik Memaksimalkan Bunga Sekaligus Menjaga Dana Tetap Aman

deposito, Mengapa Deposito Masih Menarik?, Tips Memaksimalkan Keuntungan Deposito, Manfaatkan Fitur ARO untuk Bunga Berbunga, Jangan Abaikan Faktor Keamanan, Deposito BPR Makin Dilirik Saat Pasar Global Bergejolak
deposito

Di tengah gejolak pasar keuangan global, banyak masyarakat mulai mencari instrumen investasi yang mampu memberikan keuntungan stabil tanpa harus menghadapi risiko fluktuasi yang tinggi. Salah satu pilihan yang kembali mendapat perhatian adalah deposito.

Instrumen simpanan berjangka ini dikenal sebagai salah satu produk keuangan dengan tingkat risiko yang rendah, namun tetap mampu memberikan imbal hasil yang kompetitif dibandingkan tabungan biasa. Selain menawarkan kepastian bunga, deposito juga menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membangun disiplin dalam mengelola keuangan karena dana tidak dapat dicairkan secara bebas sebelum jatuh tempo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski terlihat sederhana, ada sejumlah strategi yang dapat dilakukan agar keuntungan deposito menjadi lebih optimal. Mulai dari memilih tenor yang tepat, memanfaatkan fitur perpanjangan otomatis, hingga menempatkan dana pada produk dengan bunga yang kompetitif.

Mengapa Deposito Masih Menarik?

Deposito memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya tetap relevan di tengah banyaknya pilihan investasi modern.

Beberapa keuntungan utama deposito antara lain:

  • Bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa.
  • Risiko relatif rendah.
  • Dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai syarat yang berlaku.
  • Memiliki pilihan tenor yang fleksibel.
  • Cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah.
  • Dapat dimanfaatkan sebagai jaminan kredit di beberapa bank.

Bagi investor yang lebih mengutamakan keamanan modal dibandingkan potensi keuntungan besar, deposito menjadi salah satu instrumen yang sering dipilih untuk menjaga stabilitas portofolio.

Tips Memaksimalkan Keuntungan Deposito

Meskipun tergolong instrumen konservatif, keuntungan deposito tetap bisa ditingkatkan melalui strategi yang tepat.

1. Bandingkan Suku Bunga Sebelum Menempatkan Dana

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan nasabah adalah langsung membuka deposito di bank tempat mereka memiliki rekening tanpa membandingkan penawaran dari bank lain.

Saat ini, sejumlah bank digital maupun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) menawarkan bunga deposito yang lebih kompetitif dibandingkan bank konvensional besar.

Karena itu, membandingkan tingkat bunga menjadi langkah awal yang penting untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih optimal.

2. Manfaatkan Promo Nasabah Baru

Banyak lembaga perbankan memberikan bonus bunga atau cashback bagi nasabah baru yang membuka deposito melalui aplikasi digital.

Program promosi semacam ini dapat meningkatkan keuntungan yang diperoleh, terutama bagi investor pemula yang baru memulai penempatan dana.

3. Terapkan Strategi Laddering

Strategi laddering atau tangga deposito menjadi salah satu cara yang banyak digunakan investor untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan dan likuiditas.

Melalui strategi ini, dana tidak ditempatkan dalam satu deposito besar dengan tenor panjang, melainkan dibagi ke beberapa tenor berbeda, misalnya:

  • 1 bulan
  • 3 bulan
  • 6 bulan
  • 12 bulan

Dengan cara tersebut, investor tetap memiliki dana yang jatuh tempo secara berkala tanpa harus mencairkan seluruh deposito ketika membutuhkan dana mendesak.

4. Gunakan Dana Dingin

Dana yang ditempatkan pada deposito sebaiknya berasal dari dana menganggur atau dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan rutin.

Langkah ini penting agar nasabah tidak perlu melakukan pencairan sebelum jatuh tempo yang berpotensi menimbulkan penalti atau pengurangan bunga.

Manfaatkan Fitur ARO untuk Bunga Berbunga

Salah satu fitur yang sering dimanfaatkan investor deposito adalah ARO (Automatic Roll Over).

Fitur ini memungkinkan deposito diperpanjang secara otomatis saat jatuh tempo tanpa harus membuka deposito baru.

Terdapat dua pilihan utama yang dapat digunakan:

ARO Pokok

  • Hanya dana pokok yang diperpanjang.
  • Bunga ditransfer ke rekening tabungan.

ARO Pokok + Bunga

  • Dana pokok dan bunga digabung menjadi nilai deposito baru.
  • Memberikan efek compounding atau bunga berbunga sehingga potensi keuntungan menjadi lebih besar dari waktu ke waktu.

Bagi investor yang tidak membutuhkan hasil bunga untuk kebutuhan harian, opsi ARO Pokok + Bunga sering dianggap lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

Jangan Abaikan Faktor Keamanan

Selain mengejar tingkat bunga yang tinggi, investor juga perlu memperhatikan aspek keamanan.

Beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum membuka deposito antara lain:

  • Memastikan bank terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Memastikan produk deposito dijamin oleh LPS.
  • Memperhatikan batas maksimal bunga penjaminan yang berlaku.
  • Memastikan total dana yang ditempatkan masih berada dalam batas perlindungan LPS.

Saat ini, dana deposito dapat dijamin hingga Rp2 miliar per nasabah per bank selama memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan LPS.

Selain itu, investor juga perlu memahami bahwa bunga deposito dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final sehingga hasil yang diterima merupakan bunga setelah dipotong pajak.

Deposito BPR Makin Dilirik Saat Pasar Global Bergejolak

Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung pada 2026, deposito BPR mulai menjadi salah satu instrumen yang banyak diperhatikan investor.

Gejolak geopolitik, arah suku bunga bank sentral dunia, hingga volatilitas pasar keuangan membuat sebagian investor mulai mengutamakan perlindungan modal dan kestabilan hasil dibandingkan mengejar keuntungan tinggi dengan risiko besar.

Dalam kondisi tersebut, deposito BPR dinilai mampu menjadi instrumen defensif yang relevan. Produk ini menawarkan tingkat bunga yang kompetitif, bahkan dapat mencapai sekitar 6 persen per tahun, dengan perlindungan LPS hingga Rp2 miliar per nasabah per bank sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan pilihan tenor mulai dari satu bulan hingga lebih dari 12 bulan, deposito BPR dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.

Senior Marketing Manager DepositoBPR by Komunal, R. Anggoro Putro Wibowo, mengatakan masyarakat kini semakin mempertimbangkan instrumen investasi yang tidak hanya aman, tetapi juga mudah diakses secara digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, akses digital memungkinkan masyarakat membandingkan berbagai pilihan deposito dengan lebih mudah sehingga dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan tujuan keuangan masing-masing.

Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap instrumen yang aman, terukur, dan praktis, deposito BPR diperkirakan akan tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menjaga stabilitas keuangan di tengah dinamika pasar global yang masih penuh ketidakpastian.