Sepeda Statis hingga Fisioterapi, Cara Lansia Menjaga Tubuh Tetap Prima
Menjaga kesehatan tubuh di usia lanjut menjadi hal penting agar lansia tetap aktif dan mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh akan mengalami penurunan sehingga lansia membutuhkan perhatian lebih terhadap pola hidup sehat, aktivitas fisik, hingga kesehatan mental.
Berbagai cara sederhana pun bisa dilakukan agar tubuh tetap bugar dan kualitas hidup tetap terjaga. Scroll untuk info lebih lanjut...
Selain menjaga pola makan dan rutin memeriksakan kesehatan, aktivitas fisik ringan juga menjadi salah satu kunci agar lansia tetap prima. Kini, banyak fasilitas kesehatan maupun komunitas lansia yang mulai menyediakan sarana terapi dan olahraga ringan untuk membantu menjaga kebugaran para lanjut usia.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan lansia untuk menjaga tubuh tetap sehat dan aktif:
1. Rutin melakukan olahraga ringan
Olahraga ringan seperti berjalan kaki, peregangan, yoga, atau menggunakan sepeda statis dapat membantu menjaga kekuatan otot dan sendi. Aktivitas fisik juga bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan menjaga keseimbangan tubuh.
2. Menjalani fisioterapi bila diperlukan
Fisioterapi dapat membantu lansia yang mengalami gangguan gerak, nyeri sendi, atau sedang dalam masa pemulihan. Terapi ini membantu meningkatkan fleksibilitas tubuh sekaligus menjaga kemampuan bergerak agar tetap optimal.
3. Menjaga pola makan bergizi
Asupan makanan bergizi seimbang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh lansia. Konsumsi sayur, buah, protein, dan cukup cairan membantu tubuh tetap sehat dan mencegah berbagai penyakit.
4. Tetap aktif bersosialisasi
Kesehatan mental juga berpengaruh terhadap kondisi fisik lansia. Berinteraksi dengan keluarga, teman, atau mengikuti kegiatan sosial dapat membantu lansia merasa lebih bahagia dan terhindar dari stres maupun rasa kesepian.
5. Rutin memeriksakan kesehatan
Pemeriksaan kesehatan secara berkala membantu mendeteksi penyakit lebih dini. Lansia juga dapat memantau kondisi tekanan darah, gula darah, maupun kesehatan tulang dan sendi secara rutin.
Upaya menjaga kesehatan lansia juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk melalui penyediaan fasilitas terapi dan olahraga. Salah satunya dilakukan oleh Bank Saqu yang memberikan bantuan fasilitas kesehatan kepada Yayasan Graha Bina Asuh.
Bantuan yang diberikan berupa alat fisioterapi dan sepeda statis untuk mendukung aktivitas terapi dan rehabilitasi para lansia di yayasan tersebut. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Plt. Presiden Direktur Bank Saqu Leka Madiadipoera kepada dr. Desy.
“Kami percaya bahwa pertumbuhan yang bermakna tidak hanya diukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari bagaimana kami dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Leka Madiadipoera, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa, 12 Mei 2026.

”Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan dukungan yang nyata bagi para lansia serta membantu mendukung aktivitas pemulihan dan keseharian mereka agar dapat menjalani hidup dengan lebih sehat dan nyaman,” sambungnya.
Selama ini, Yayasan Graha Bina Asuh diketahui mengusung konsep “Rumah Sendiri” dengan menyediakan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi para lansia. Yayasan tersebut berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, rohani, maupun psikis para penghuni.
Hingga saat ini, yayasan tersebut telah memberikan dukungan kepada hampir seratus lansia melalui berbagai program sosial dan kesehatan. “Selama lebih dari 10 tahun, yayasan kami memiliki komitmen untuk menghadirkan tempat yang aman, nyaman, dan terasa seperti rumah sendiri bagi para lansia,” kata dr. Desy, Manager Yayasan Graha Bina Asuh.
”Bantuan ini menjadi dukungan yang sangat berarti bagi kami dalam melengkapi fasilitas terapi dan mendukung para lansia agar tetap aktif serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tukasnya.