Apakah Kurma Perlu Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Saran Chef

Selama bulan puasa, kurma sering menjadi sajian favorit, terutama di waktu berbuka.
Rasa manis dan tekstur kurma yang lembut membuat buah kering ini menjadi primadona yang praktis disimpan, juga disantap kapan saja.
Namun, muncul satu pertanyaan yang sering terlewat: apakah kurma perlu dicuci sebelum dimakan?
Apakah kurma perlu dicuci?
Menurut Executive Sous Chef HARRIS Suites Puri Mansion, Muhammad Fauzan Adzim, kurma tidak perlu dicuci sebelum dimakan.
"Enggak perlu (dicuci)," kata Chef Zan ketika ditemui Kompas.com dalam acara preview iftar buffet di hotel HARRIS Suites Puri Mansion, Kamis (29/1/2026).
Ia mengatakan, secara tradisi dan sejarah, kurma telah lama diyakini sebagai buah yang baik dikonsumsi sejak zaman dahulu, termasuk dalam budaya Islam.
Ilustrasi buah kurma. Buah kurma mengandung gula tinggi yaitu 5 gram per 8 gram. Namun, buah ini juga mengandung serat dan antioksidan.Proses pengolahan dan pengemasan pun umumnya telah melalu tahapan higienis sehingga kurma aman dikonsumsi langsung tanpa perlu dicuci terlebih dahulu.
"Makanya ketika orang makan kurma, mau satu sampai tiga, atau lima buah, saya yakin enggak ada orang yang komplain keracunan karena kurma sampai saat ini karena memang khasiatnya terbukti," ungkap Chef Zan.
Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya, kurma matang di pohon seperti buah lain. Setelah dipanen, kurma dikeringkan, dan dikemas tertutup untuk menjaga kualitasnya tahan lama.
Kurma biasanya dikirim dalam kondisi beku, kata Chef Zan, cara ini membuat kurma tahan lama hingga berbulan-bulan.
Bahkan, bila disimpan di kulkas setelah dibeli dari supermarket, kurma bisa bertahan hingga empat bulan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang