Mengenal Perbedaan Biji Kopi Arabika, Robusta, Liberika, dan Excelsa
Saat berkunjung ke kedai kopi, sebagian besar orang biasanya hanya mengenal dua jenis kopi, yakni arabika dan robusta. Keduanya memang menjadi varietas kopi yang paling populer dan mudah ditemukan di pasaran.
Namun, dunia kopi ternyata tidak hanya terdiri dari dua jenis tersebut. Menurut Third Winner World Brewers Cup 2024 sekaligus Head of Coffee Common Grounds, Ryan Wibawa, ada dua jenis kopi lain yang juga memiliki karakter unik, yaitu liberika dan excelsa.
masing jenis kopi memiliki cita rasa, karakter tanaman, hingga metode pengolahan yang berbeda.
Perbedaan jenis-jenis biji kopi
Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan kopi arabika, robusta, liberika, dan excels, dilansir dari (11/7/2024):
1. Arabika, kopi dengan rasa kompleks dan aromatik
Arabika dikenal sebagai jenis kopi yang memiliki cita rasa lebih kompleks dibandingkan jenis lainnya. Karakter rasanya sering menghadirkan nuansa fruity atau rasa buah-buahan yang disukai banyak penikmat kopi spesialti.
Kopi arabika yang digunakan berasal dari Gunung Ijen di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kabupaten Ngada di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Desa Bualemo di Kabupaten Aceh, Provinsi Aceh.
Tanaman kopi arabika membutuhkan kondisi tumbuh yang cukup spesifik. Pohonnya harus ditanam di dataran tinggi dengan suhu yang sejuk. Selain itu, tanaman ini relatif rentan terhadap serangan hama sehingga memerlukan perawatan lebih intensif.
Dari segi kandungan kafein, arabika memiliki kadar yang lebih rendah dibandingkan robusta. Karena itu, kopi ini lebih sering dipilih oleh mereka yang mengutamakan kompleksitas rasa daripada efek stimulan yang kuat.
2. Robusta, kafein lebih tinggi dan tahan hama
Berbeda dengan arabika, kopi robusta dapat tumbuh dengan baik di daerah yang lebih rendah. Tanaman ini juga dikenal lebih kuat dan tahan terhadap serangan hama.
Karakter rasa robusta cenderung lebih sederhana dengan tingkat keasaman yang lebih rendah. Kopi ini umumnya tidak memiliki cita rasa fruity yang menonjol seperti arabika.
Salah satu keunggulan robusta adalah kandungan kafeinnya yang lebih tinggi. Tak heran jika banyak orang memilih robusta ketika menginginkan sensasi kopi yang lebih kuat dan membantu menjaga tubuh tetap terjaga.
3. Liberika, biji besar dengan rasa kuat
Liberika menjadi salah satu jenis kopi yang cukup unik karena ukuran bijinya jauh lebih besar dibandingkan biji kopi pada umumnya. Ryan menyebut ukurannya bahkan menyerupai kacang almond.
Ada perbedaan karakter dari robusta, arabika, liberika dan ekselsa.
Selain ukuran yang mencolok, liberika juga memiliki karakter rasa yang kuat dengan tingkat kemanisan yang cukup terasa. Karakter inilah yang membuat liberika memiliki penggemar tersendiri di kalangan pencinta kopi.
Meski begitu, pengembangan kopi liberika masih menghadapi tantangan, terutama pada tahap pascapanen. Para pelaku industri kopi masih terus mencari metode pengolahan terbaik untuk menghasilkan profil rasa yang optimal.
4. Excelsa, kopi unik yang berpotensi besar
Excelsa menjadi sorotan setelah digunakan Ryan Wibawa dalam kompetisi World Brewers Cup 2024 di Chicago. Kopi ini berhasil mengantarkannya meraih posisi tiga besar dunia.
Menurut Ryan, tanaman excelsa yang ditemukannya di kawasan Sukawangi, Jawa Barat, tumbuh dalam jumlah cukup banyak dan sebagian bahkan telah berusia ratusan tahun.
Ilustrasi biji kopi
Sayangnya, petani setempat masih menghadapi tantangan dalam menemukan teknik pengolahan yang tepat.
Excelsa memiliki karakter rasa yang menarik dan berpotensi besar untuk dikembangkan. Berbagai metode pascapanen pun telah dicoba guna mengeksplorasi cita rasa terbaik dari kopi ini.
Dalam kompetisi World Brewers Cup 2024, Ryan menggunakan teknik pengolahan mossto anaerobic natural.
Pada metode tersebut, buah ceri kopi difermentasi menggunakan cairan hasil ekstraksi buah kopi. Konsentrat dari ceri arabika kemudian dipadukan dengan ceri excelsa dan difermentasi bersama untuk menghasilkan profil rasa yang unik.
Mana yang sebaiknya dipilih?
Pilihan jenis kopi pada akhirnya bergantung pada selera masing-masing.
- Jika menyukai kopi dengan rasa kompleks, aroma kaya, dan sentuhan fruity, arabika bisa menjadi pilihan tepat.
- Bagi yang menginginkan kandungan kafein lebih tinggi dan rasa yang kuat, robusta layak dicoba.
- Sementara itu, liberika menawarkan karakter rasa yang khas dengan ukuran biji yang unik.
- sedangkan excelsa menghadirkan profil rasa menarik yang kini mulai mendapat perhatian di dunia kopi spesialti.
Keempat jenis kopi tersebut menunjukkan betapa beragamnya kekayaan kopi yang ada, sekaligus membuka peluang bagi penikmat kopi untuk mengeksplorasi cita rasa di luar arabika dan robusta yang selama ini lebih populer.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang