Profil Dion Markx: Bek Muda Keturunan Palembang, Eks NEC Nijmegen yang Resmi Gabung Persib Bandung

Persib, Dion Markx, Profil Dion Markx: Bek Muda Keturunan Palembang, Eks NEC Nijmegen yang Resmi Gabung Persib Bandung

 Persib Bandung resmi mengumumkan perekrutan bek muda Dion Markx dalam momen pengenalan pemain anyar Layvin Kurzawa.

Pengumuman tersebut dilakukan usai laga Persib Bandung melawan PSBS Biak yang berakhir dengan kemenangan Maung Bandung pada Minggu (25/1/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Kehadiran Dion Markx menambah deretan pemain muda yang disiapkan Persib untuk proyek jangka panjang.

Manajemen klub mengikat Dion dengan kontrak berdurasi dua setengah tahun, menandakan kepercayaan besar terhadap potensi sang pemain di masa depan.

Siapa Dion Markx dan bagaimana latar belakang kariernya?

Dion Wilhelmus Eddy Markx atau yang lebih dikenal dengan nama Dion Markx merupakan pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005.

Di usia yang masih sangat muda, Dion sudah menapaki jalur sepak bola profesional Eropa. Saat ini, ia tercatat sebagai pemain TOP Oss, klub yang berkompetisi di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda.

Dion bergabung dengan TOP Oss setelah sebelumnya menimba pengalaman di tim muda NEC Nijmegen.

Bersama TOP Oss, pemain berusia 20 tahun ini telah mencatatkan dua penampilan pada musim 2024–2025.

Meski jumlah menit bermainnya belum banyak, pengalaman tersebut menjadi modal berharga sebelum melanjutkan karier di Indonesia bersama Persib.

Sebelum memperkuat NEC Nijmegen, Dion Markx lebih dulu menimba ilmu sepak bola di Akademi Vitesse selama periode 2014 hingga 2021.

Setelah itu, ia melanjutkan pembinaan di akademi NEC Nijmegen dari 2021 hingga 2024, sebelum akhirnya memilih TOP Oss sebagai klub profesional pertamanya.

Bagaimana latar belakang darah Indonesia Dion Markx?

Persib, Dion Markx, Profil Dion Markx: Bek Muda Keturunan Palembang, Eks NEC Nijmegen yang Resmi Gabung Persib Bandung

Pemain Timnas U23 Indonesia Dion Markx saat laga kedua grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026 yang berakhir dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025) malam.

Dion Markx memiliki darah Indonesia dari garis keturunan sang ayah. Kakek dan nenek Dion diketahui berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.

Latar belakang tersebut membuka jalan bagi Dion untuk membela Tim Nasional Indonesia di level usia muda.

Status kewarganegaraan Dion Markx juga telah resmi berubah. Ia menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di London, Inggris, pada Sabtu (8/2/2025).

Dalam prosesi tersebut, Dion diambil sumpahnya bersama dua pemain keturunan lainnya, yakni Tim Geypens dan Ole Romeny.

Meski baru resmi menjadi WNI pada 2025, Dion Markx sebelumnya sudah lebih dulu melakoni debut bersama Timnas U20 Indonesia.

Ia tampil dalam ajang Maurice Revello Tournament 2024 bersama sejumlah pemain diaspora lain seperti Tim Geypens, Mauresmo Hinoke, dan Sem Yvel.

Mengapa Persib merekrut Dion Markx untuk jangka panjang?

Perekrutan Dion Markx dinilai sejalan dengan kebutuhan Persib terhadap pemain muda yang dapat berkembang dalam jangka panjang.

Dion juga menjadi aset penting untuk memenuhi regulasi pemain U23 di kompetisi Liga Indonesia.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai Dion memiliki karakteristik yang mirip dengan pemain muda Persib lainnya seperti Kakang Rudianto dan Robi Darwis.

Ketiganya masuk dalam kuota pemain U23 dan diproyeksikan sebagai tulang punggung tim di masa mendatang.

“Dion itu seperti Kakang dan Robi yang masuk kuota pemain U23, jadi kami mencari pemain muda karena mereka masih bisa berkembang dan mengeksplorasi kemampuannya,” ujar Hodak.

Selain Dion, Persib juga telah memiliki sejumlah pemain muda potensial lainnya. Hodak menyebut nama-nama seperti Nazriel Alfaro, Zulkifli Lukmansyah, serta penjaga gawang Fitrah Maulana sebagai bagian dari regenerasi tim.

“Sebelumnya sudah ada Nazriel, Zul, Fitrah, jadi bagus karena akan ada pemain muda lainnya,” ucapnya.

Usia Dion Markx yang baru menginjak 20 tahun membuat Persib melihat ruang perkembangan yang sangat besar.

Hodak menegaskan bahwa pemain muda seperti Dion membutuhkan proses, mulai dari latihan rutin hingga mendapatkan kesempatan bermain secara bertahap.

“Mereka perlu berlatih dengan kami dan berusaha untuk mendapatkan kesempatan, mungkin di masa yang akan datang, dia bisa mengisi 11 pemain pertama di tim kami,” jelas Hodak.

“Dia pemain muda, dia bisa banyak berkembang dan bagus untuk pemain muda. Dari tujuh yang kami miliki, dua di antaranya bisa bermain sebagai starter dan di masa depan mereka akan fantastis,” pungkas Hodak.

Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "Alasan di Balik Persib Daratkan Bek Muda Dion Markx".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang