Tembok Penahan Tanah Longsor di Bandung, Diduga Tak Kuat Menahan Beban Kendaraan

Tembok Penahan Tanah Longsor di Bandung
Tembok Penahan Tanah Longsor di Bandung

 Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, longsor pada Rabu, 10 Juni 2026 malam. Longsor diduga terjadi akibat tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas serta diperparah oleh kondisi tanah yang labil.

Peristiwa tersebut terjadi saat proyek pembangunan TPT masih berlangsung. Material tanah bersama sebagian badan jalan ambruk ke arah tebing dan nyaris menimpa rumah warga yang berada di bawahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi longsor menyebabkan sebagian badan jalan mengalami kerusakan dan memicu kekhawatiran warga akan terjadinya longsor susulan, terutama saat hujan turun atau ketika kendaraan berat melintas di lokasi.

Ketua RW setempat, Rani, mengatakan kawasan tersebut memang dikenal rawan longsor dan sudah beberapa kali mengalami kejadian serupa. Pembangunan TPT dilakukan sebagai upaya memperkuat tebing agar tidak kembali mengalami pergerakan tanah.

"Namun demikian, beban kendaraan yang melintas di atas jalan serta kondisi tanah yang tidak stabil diduga menjadi faktor pemicu terjadinya longsor setinggi 10 meter dengan lebar longsoran 15 menter," katanya.

Meski tidak ada rumah yang terdampak langsung oleh material longsoran, Rani mengatakan warga tetap waspada. Pasalnya, di bawah tebing terdapat sejumlah rumah yang berpotensi terancam apabila terjadi longsor susulan.

Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, petugas bersama warga memberlakukan sistem lalu lintas bergantian di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan karena sebagian badan jalan telah terkikis dan dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan dalam jumlah besar.

"Wilayah ini memang rawan longsor dan sudah beberapa kali terjadi kejadian serupa. Saat ini kami bersama petugas terus memantau kondisi tebing dan mengimbau warga maupun pengguna jalan untuk berhati-hati, terutama saat hujan turun."katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, warga dan petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi longsor. Pengendara yang melintasi Jalan Dago diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi pengaturan lalu lintas yang diberlakukan guna menghindari risiko kecelakaan maupun longsor susulan.

Laporan: Cepi Kurnia/tvOne Bandung